<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Suara Dokter &#187; gen otak</title>
	<atom:link href="http://www.suaradokter.com/tag/gen-otak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.suaradokter.com</link>
	<description>Griya Curhat Sang Dokter</description>
	<lastBuildDate>Wed, 04 Jan 2012 15:24:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Rahasia segumpal darah</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2011/08/rahasia-segumpal-darah/</link>
		<comments>http://www.suaradokter.com/2011/08/rahasia-segumpal-darah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Aug 2011 14:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Bahar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ramahan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[DNA]]></category>
		<category><![CDATA[gen otak]]></category>
		<category><![CDATA[RNA]]></category>
		<category><![CDATA[sel punca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=6014</guid>
		<description><![CDATA[Ujian itu terjadi pada segumpal darah di dalam hati. Nabi saw bersabda: “Ingatlah, sesungguhnya di dalam tubuh itu terdapat segumpal darah; apabila ia baik, maka baiklah seluruh tubuhnya, dan apabila ia rusak, maka rusaklah seluruh tubuhnya. Ingatlah, hal itu adalah hati.” (Al Hasyimi: Syarah Mukhtaarul Ahaadiits. hal 207  FirmanNya: Apa, siapa dan dimanakah segumpal darah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.suaradokter.com/2011/08/rahasia-segumpal-darah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PUSENKAM 14: Pelatihan</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-14-pelatihan/</link>
		<comments>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-14-pelatihan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 16:04:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Bahar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Panutan]]></category>
		<category><![CDATA[gen otak]]></category>
		<category><![CDATA[sunat]]></category>
		<category><![CDATA[toleransi]]></category>
		<category><![CDATA[wajib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1167</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hal yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan akan menjadi kebiasaan dan akhirnya menjadi perilaku. Misalnya mengucapkan assalamualakum setiap memasuki rumah. Ia menjadi perilaku bila dimulai membiasakannya sebelum anak-anak mengerti apa yang diucapkannya. Kemudian ia menjadi perilaku ketika anak-anak sudah mengerti akan maksudnya. Perilaku ini tertanam di gen otak. Hal ini tidak berbeda dengan kebiasaan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-14-pelatihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PUSENKAM 11: Mengukuhkan niat</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-11-mengukuhkan-niat/</link>
		<comments>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-11-mengukuhkan-niat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2009 11:10:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Bahar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Panutan]]></category>
		<category><![CDATA[gen otak]]></category>
		<category><![CDATA[jihad]]></category>
		<category><![CDATA[Niat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1123</guid>
		<description><![CDATA[Untuk memulai jihad, dibutuhkan niat yang kukuh karena ialah yang menentukan amal saleh, seperti sabda Nabi saw., Semua amal tergantung pada niatnya dan setiap orang akan mendapat (balasan) sesuai dengan niatnya. (HR Bukhari)[i] Niat yang tuluspun sudah mendapat pahalanya yang tergantung di Arasy (riwayat Al-Khatib melalui Ibnu Umar ra[ii]) menunggu amal yang akan dilakukan. Bagaimanapun, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-11-mengukuhkan-niat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PUSENKAM 9 (2): DNA ORISINIL</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-9-2-dna-orisinil/</link>
		<comments>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-9-2-dna-orisinil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2009 14:22:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Dokter Bahar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Panutan]]></category>
		<category><![CDATA[gen otak]]></category>
		<category><![CDATA[kalbu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1109</guid>
		<description><![CDATA[Bahwa seantero jasmani hidup atau mati, fosil sekalipun memiliki DNA sudah dikenal rakyat Indonesia. Bukankah identifikasi korban bom Bali 2002 atau mumi raja-raja Mesir kuno dilakukan dengan uji DNA? Subhanallah. Kalau demikian adanya dimanakah DNA berikut telomerase yang orisinil? Ilmu Kedokteran hanya bisa mengatakan bahwa embrio, tumbuh dan berkembang menjadi satu sosok tubuh karena memiliki [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.suaradokter.com/2009/02/pusenkam-9-2-dna-orisinil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

