Skip to content


Al Quran sebagai obat mustajab

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman…” (QS 017:082).

Untuk mengatasinya, berbagai perintah dan larangan sudah ditetapkan oleh Al Qur’an. Penelitian modern pun mulai membenarkan bahwa perangkat itu adalah obat yang mustajab bagi semua penyakit. Selain itu, ia terjangkau oleh semua kalangan dan berhadiah kehidupan yang menyenangkan di surga.

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. (QS 048: 001)

Dalam kehidupan, kemenangan yang nyata dan sempurna itu tersirat dalam Al-Quran dan Hadits. Ia merupakan suatu tatanan kehidupan yang sempurna dan disampaikan dalam bentuk perintah dan larangan. yang  sederhana. Terkandung pula didalamnya aplikasi kedokteran modern seperti peningkatan ketahanan tubuh, pencegahan penyakit, deteksi dini kanker, pengobatan, rehabilitasi dan manajemen malapraktik. Bagaimanapun manusia yang zalim dan bodoh ini sering melupakannya karena tidak trendi, terlalu sederhana ataupun memang belum dikehendaki-Nya

Persiapan untuk memenangkan perang modern terhadap penyakit sudah dirintis ilmuwan Islam antara lain ekspresi digital, yang ditemukan Muhammad bin Musa Al Khawarizmi (236/850).[i] Semua fasilitas penelitian kedokteran saat ini dibuat berdasarakan sistem sembilan angka Arab, shifr atau nol, syay, atau “x” / “s”, dan ekspresi digital.

Apakah sunnah Rasulullah?   Jawaban Muhammad SAW ketika ditanya tentang sunnahnya oleh Ali bin Abi Thalib ra, )[ii] adalah: “Makrifat adalah modalku, akal pikiran sumber agamaku, cinta adalah dasar hidupku, rindu kendaraanku, berzikir kepada Allah adalah kawan dekatku, keteguhan perbendaharaanku, duka adalah kawanku, ilmu adalah senjataku, ketabahan adalah pakaianku, kerelaan sasaranku, faqr adalah kebanggaanku, menahan diri adalah pekerjaanku, keyakinan makananku, kejujuran perantaraku, ketaatan adalah ukuranku,berjihad perangaiku, dan hiburanku adalah dalam sembahyang. “


[i] Isma’il R. Al-Faruqi dan Lois Lamya Al-Faruqi (terjemahan Ilyas Hasan): The Cultural Atlas of Islam (Atlas Budaya Islam). Cetakan ke IV, Mizan, Bandung  2003, hal 365

[ii] H Haekal, MH.: Sejarah Hidup Muhammad, Litera Antar Nusa, cetakan ke 27, 2002, hal 214

Posted in Renungan.


3 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. yuyun indarwati says

    Subhanallah, t@’s really cool! l do like it & wanna have & do it in doing my life

  2. ida says

    Alhamdulillah, terimakasih dok ..sudah mengingatkan..



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.