Skip to content


Bisakah saya sembuh, Dok?

Hampir semua pasien kanker akan menanyakan kepada dokternya apakah ia bisa sembuh. Jawaban dokter akan beragam.  Dokter Hasan: “Tidak bisa sembuh Bu, kanker belum ada obatnya.” Dokter Ali menjawab: “Sembuh tergantung Tuhan Bu, kita hanya berusaha.”   Dokter Amat: “Dalam 5 tahun sebagian besar masih dapat bertahan Bu.” Dokter Ina: ”Mudah-mudahan beberapa tahun ini Ibu bisa jalan dan tidak perlu menggunakan kursi roda.”  Semuanya benar dalam satu dari beberapa sisi kesembuhan.

Sembuh adalah bebas penyakit yaitu ketika sel yang sakit dapat berfungsi kembali dengan normal.  Misalnya patah tulang. Ia sembuh mutlak bila sel di patahan tulang sudah bersambung kembali dan tulang itu dapat berfungsi dengan normal. Bagaimana bila ia berobat ke dukun patah? Tulangnya sembuh tapi cengkok. Dan karena itu tulang itu tidak berfungsi dengan normal. Ia sembuh tapi relatif atau tidak mutlak.  Bagaimana dengan kanker seperti kanker payudara stadium dini yang menjalani operasi, kemoterapi ataupun radiasi.  Operasi membuang semua sel kanker di payudara dan kemoterapi, membunuh sel kanker yang berkeliaran di darah. Ia sembuh tetapi payudara tidak bisa digunakan seperti semula. Ia sembuh relatif.

Dokter Hasan benar ketika mengatakan bahwa kanker belum ada obatnya. Kalaulah sudah diketahui seperti malaria tentu dokter tidak perlu melakukan berbagai pengobatan yang merusak jaringan. Operasi akan meninggalkan parut; radiasi membakar jaringan dan kemoterapi juga membunuh sel yang tidak bersalah. Karena itu tidak akan ada kanker yang sembuh mutlak. Karena tidak tahu pula dokter Ali menyerahkannya kepada Yang Berkuasa dengan mengatakan: “Sembuh tergantung Tuhan Bu, kita hanya berusaha.”

Ketidaktahuan ini menyebabkan para ahli mengandalkan statistik untuk menghitung peluang. Misalnya peluang untuk mendapakan angka satu pada setiap lemparan dadu bermata 6 adalah seperenam. Dengan statistik muncullah faktor resiko sebagai peluang memperoleh; peluang hidup bagi penderita kanker.  Hal ini sesuai dengan perkataan Dokter Amat bahwa dalam 5 tahun sebagian besar masih dapat bertahan.  Namun peluang hidup bukan sembuh atau bebas penyakit. Sembuh relatif dari sisi waktu dilihat statistik dalam waktu bebas penyakit atau disease free interval.

Bagaimana dengan perkataan dokter Ina: ”Mudah-mudahan beberapa tahun ini Ibu bisa jalan dan tidak perlu menggunakan kursi roda.”  Keadaan ini jelas tidak bebas penyakit atau sembuh. Namun bagi pasien yang selama ini hanya terbaring di tempat tidur, duduk di kursi roda adalah “sembuh”. Keadaan ini disebut sembuh psikologi atau jiwanya yang merasakan bahwa ia sembuh.

Posted in Onkologi, Umum.

Tagged with , , .


48 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. joko says

    terima kasih atas pencerahannya tentang makna kata sembuh dok.
    memang terkadang kita harus menjawab pertanyaan seseorng itu dengan mempertimbangkan tingkat pemahaman orang tersebut. bahasa kasarnya kalo orngnya pinter dan paham, kita mungkin bisa memberikan jawaban yang lebih detil dan ilmiah, tapi kalo yang diajak ngomong itu orng kebanyakan ya lebih baik menggunakan kalimat yang simple-simple aja.

    kanker menurut saya memang bisa sembuh, tapi sembuh relatif.

    • Dokter Bahar says

      Mas Joko makasih atas kunjungan kembalinya. Memang betul Mas apalagi kalau kita ingat apa saja yang terjadi didunia ini adalah relatif.

  2. Darman Rasyid Baido says

    Postingan dokter mengingatkan saya pada pasien HIV yang kami rawat dulu, waktu itu ada kalimat pesimis yang sempat saya sampaikan ke pasien tersebut, mengenai kondisinya. dan hasilnya saya sangat menyesal secara tidak sadar saya telah memberi beban psikologis buat pasien. Yang pada awalnya sudah terbebani. saya sempat menitikkan air mata dan sejak itu saya mulai belajar dan sadar akan begitu pentingnya memberi semangat hidup bagi pasien. Pasien ini sempat berniat untuk keluar dari RS karena merasa tidak ada harapan, dan untungnya ada dokter yang lebih senior yang membantu memberi semangat kembali dan mengajari saya agar lebih peduli terhadap pasien. pengalaman ini masih terekam di kepala saya. dan mudah-mudahan tidak ada orang lain yang melakukan kesalahan yang sama.
    Terima kasih dok, postingannya bagus.

  3. Failasufah says

    Dokter, saya pasien ca mamae stadium 3A. Saya sudah menjalani operasi, kemoterapi, radioterapi dan minum tamoxifen. Saya menyadari bahwa semua itu hanya untuk memperpanjang umur saja. Tetapi adakah yang bisa dilakukan agar kanker tidak kambuh lagi ?

    • Dokter Bahar says

      Mbal Fai makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Semua yang dapat dilakukan sepertinya sudah ya Mbak. Hanya untuk mencegah kambuh tidak bisa dideteksi dini hingga segera dapat diobati.

  4. Marisa Hendranigtyas says

    dokter, mau tanya, apakah pemakai tamoxifen dpt menyebabkan rasa nyeri tertusuk tusuk di lengan (yg terkena ca mamae kanan)

    • Dokter Bahar says

      Mbak Marisa makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. jarang sekali Mbak tetapi mungkin ada hubungannya dengan keterlibatan kelenjar di ketiak.

  5. Failasufah says

    Dokter, apakah untuk mendeteksi bahwa saya sudah bersih dari sel kanker cukup dengan cek darah CEA dan CA 15-3 ? Tidak perlu USG ? Dan haruskah setiap kontrol bulanan selalu membawa hasil cek CEA dan CA 15-3 ? Terimakasih atas jawaban dokter.

    • Dokter Bahar says

      Mbak Faila makasih atas kedatangannya. Untuk mendeteksi apakah bersih dari kanker adalah hal yg tidak mungkin Mbak karena kanker tidak mungkin sembuh. Nah yg dilakukan itu adalah deteksi dini kekambuhan supaya segera dapat diobati. Jadwalnya sesuai denga penilaian dokter, biasanya dimulai dengan 3 bulan bertahap dilonggarkan sampi sekali 3 tahun. Pemeriksaan yg penting adalah pemeriksaan fisik dan beberapa lab. CEA dan CA 15-3 tidak dilakukan bulanan tapi 6 bulanan. USG hanya dilakukan bila teraba tumor.

  6. santi says

    Dok, saya baru saja menjalani operasi pengangkatan FAM, ketika operasi saya sedang menstruasi dan saya memiliki darah rendah. setelah operasi –sampai sekarang–saya mengalami sakit leher yang luar biasa, otot pundak dan leher terasa kaku/kejang apakah itu pengaruh dari hipotensi?makanan apa yang baik dikonsumsi agar tumor tdk tumbuh kembali dan darah rendah saya teratasi?dan mengapa saya disarankan tidak mengonsumsi cokelat,kopi dan teh?padahal setahu saya
    minuman tsb disarankan utk penderita darah rendah

    • Dokter Bahar says

      Mbak Santi makasih atas kunjungannya. Pundak kaku itu karena posisi waktu operasi dan beberapa hari akan normal. tidak ada hubungannya dengan hipotensi.

      • santi says

        terimakasih dok,dokter sayapun mengatakan hal sama. masalahnya dok,sampai sekarang (sudah hampir 2 minggu setelah operasi) leher saya masih sering kram/kejang apalagi bila terkena udara dingin, apakah ada kemungkinan penyakit lain?

        • Dokter Bahar says

          Mbak santi makasih atas responsnya. Bila 2 minggu masih sakit sebailnya berobat ke dokter ahli syaraf atau neurogis, mungkin ada masalah syaraf

  7. Titien says

    Dokter Bahar, paman saya umur 60 th, barusan masuk RS seminggu, krn masih dievaluasi penyakitnya, awal2nya hasil labnya bagus, setelah keluar dr RS krn bosan dikabarkan bhw penyakitnya adalah kanker lever stadium 4. Yg ingin sy tanyakan adalah,
    -mengapa penyakit ini tdk tampak ” gejala2″ apapun spt sakit/benjolan, bahkan selama ini paman sehat2 saja.
    -paman memilih pengobatan medis & herbal dgn daun sirsak, apakah menurut Dokter hal tsb ada manfaatnya?
    Terima kasih sebelumnya.

    • Dokter Bahar says

      Mbak Titin makasih atas kunjungannya. memang kanker itu susah diketahui kadang-kadang tidak teraba benjolan tapi sdh menyebar. Maaf ya Mbak saya tidak menguasai hal daun sirsak

  8. Yoyok says

    Hallo Dokter,
    Terima kasih sudah menulis untuk orang banyak melaluli blog ini.
    Kalau boleh saya bertanya, ibu saya terkena breast cancer stadium 2B. sudah 2 tahun operasi dan dulu kemo 6x dan sinar 25x.
    Terakhir periksa CA 15-3 nya mengalami peningkatan dari 9 ke 35 (cek di lab BIO MEDIKA). Pertanyaan saya,:
    1. CA15-3 ini berapa lama yah angka nya bisa naik dan turun ?
    2. Nilai CA15-3 yang bahaya berapa?
    3. Apa yang harus dilakukan kalau CA15-3 nya diatas normal ? Dan obat apa yang baik dikonsumsi?
    4. Terima kasih dok.
    salam

    • Dokter Bahar says

      Mas Yoyok, angka CA 153 itu hanya diperlukan untuk memonitor pengobatan. Sedangkan hubungannya dengan perjalanan penyakit masih diragukan. Jadi kita tidak bisa mengambil kesimpulan dari pemeriksaan itu.

  9. Sherina says

    dok, papa saya hasil PA nya urethlial carsinoma grade 2 disertai low grade PIN, apakah itu bisa disembuhkan??dan apakah itu termasuk jenis berbahaya?

    • Dokter Bahar says

      Mbak Sherina, kalau diobat paling kurang akan lebih baik. Sembuh? Ya penyakit apa yang bisa sembuh? Flu? Sekarang berobat seminggu lagi flu.

      • sherina says

        pak,trimakash atas penjelasannya..menurut bpk,pengobatan seperti apa y dapat dlakukan?dan apa efeksampingnya?karena papa saya mau brgkt haji tahun ini..mksh pak..

        • Dokter Bahar says

          Paling kemoterapi Sherina dan untuk kembali normal sangat susah ibarat kaca yang pecah bagaimanapun menyambungnya pasti masih cacat kan.

          • sherina says

            kembali normal mksdny gmn dok?jd kemoterapi dsni fungsinya sbg apa?maaf kalo saya byk nanya y dok..setelah dikemo,tes apa y dgunakan u/menentukan pnyakitny sudah bkurang/blm?mksh dok..

          • Dokter Bahar says

            Mbak Sherina maksud dari kembali normal adalah seperti sediakala alias sembuh. Sulit sekali untuk itu. Berbagai pemeriksaan dapat mengetahui apakah penyakit itu berkurang atau tetap atau bertambah.

  10. sherina says

    pengobatan seperti apa yang bagus dok?makasih..

  11. ocekojiro says

    Berarti selama ini sy sudah dapat bonus yg berlebih ya dok,,, soalnya juni besok adalah genap 8 tahun saya hidup dengan leukemia.
    Bersyukur.com.

  12. Evi says

    dok,suami sy skarang umurnya 38thn dulu sblum mnikah suami sy prnh kseleo wktu main bola,stlah itu kakinya yg sblah kiri sering nyeri slma 6 thn jalannya agk pincang,stelah mnikah suatu hari suami sy kepreset jatuh lsung kakinya yg sakit itu g bisa jln lg dn dibantu egrang,priksa k puskesmas d rontgen jg g da apa2,smuanya normal,akhrnya d obati dg pijat urut dn alternatif,stlah 6bln kmudian suami sy menjalani oprasi/d kerok dibersihkan darah yg membeku kta dokternya d ambil darah,sum2,tulang2 yg d kerok td untuk dbawa k lab,hasilnya g ada pnykit yg mengganaskan cm infeksi tulang,stelah itu tiap 1minggu skali kontrol slma 1bln,4bln kmudian kakinya tmbh bengkak dn nyeri d kakinya brtmbh,akhrx d bw k dkter lg,lalu dokter mnyarankan oprasi lg,oprasi kcil d kerok lg,kluar darah segar bnyak tp masih bengkak,d rontgen lg kta dokter ini kanker tulang stadium 2,mndngar itu suami sy tdk mau k dokter lg,trauma krna pnyakitnya tmbh parah stlah oprasi,akhrnya mnjlani brbgai mcam pngobatan alternatif,1thn kmudian keadaannya tmbh parah,sudah 6bln suami sy d tmpt tdur g bs kmna2,kakinya tmbh bengkak sbesar helm,skrang alhamdulillah suami sy mau berobat lg k dokter,kami masih mncari informasi rumah sakit yp trbaik untuk suami sy,prtnyaan sy,apkah msih ada harapan dok untuk suami sy?sdangkan ank sy msih kcil btuh ayahnya..

    • Dokter Bahar says

      Mbak Evi harapan tentu masih ada. Sayang sekali ketahuannya sudah terlambat dan mas nya takut berobat. Satu2nya cara untuk berhasil adalah patuh pada rencana pengobatan dokter. Hanya keputusan memang ditanganNya.

  13. nienditya noerul jafar says

    Assalamualikum wrwb
    Dok apakah gejala oestoporosis dan kanker tulang itu Hampir sama dok?

  14. Ricko says

    Salam pak dokter, ibu saya menderita Breast CA sejak th 2003, tidak pernah oprasi dan baru menjalani paket kemo di RS Dharmais sekitar 2th ini dan masih berjalan smpe skrg. Tp tiba2 kemarin baru saja ibu saya seperti terserang stroke, tdk bs bicara dan lengan kanan mati rasa. Apakah ada hubungan dengan efek dr obat2an kemo? kalau ada hub dg obat kemo, lalu tindakan apa yang harus dilakukan mengingat CA nya jg msh harus diobati. Trima kasih.

    • Dokter Bahar says

      Mungkin sdh menyebar ke syaraf otak Ricko sebaknya kembali ke Darmais.

  15. Nurkhamid says

    Salam pak dokter, istri saya menurut dokter terkena ca mamae stadium II B. Pada saat ini sudah dilakukan pembedahan (pengangkatan satu payudara) serta kemoterapi I (dari 6X yang diharuskan). Apakah pada stadium ini, setelah kemoterapi masih diperlukan radioterapi? Dan seandainya dipelrukan radioterapi, kira-kira berapa kali haris dilakukan penyinaran? Terima kasih infonya dok!

    • Dokter Bahar says

      Lazimnya sudah cukup kecuali kalau kambuh kembali. Dosis radioterapi itu tergantung atas tujuannya.

  16. veve says

    Dok,saya mau bertanya.Nenek saya usia 70th terkena kanker payudara dibawah ketiak.dan sudah mulai luka mengeluarkan nanah berbau busuk dan darah.juga mengeluh nyeri tulang punggung dekat bagian luka.lebar luka sekitar 2cm. apakah perlu dioperasi krn beliau sdh tua. dan apakah suplemen yg mengandung glutathione seperti yg sedang marak di internet dapat menyembuhkan luka ataupun kanker itu sendiri? beliau selama ini hanya konsumsi herbal seperti keladi tikus dan sarang semut

    • Dokter Bahar says

      Bawa ke dokter bedah onkologi. Herbal belum terbukti bermanfaat untuk kanker.

  17. Rini says

    Dok, sy hasil pemeriksaan CA saya untuk CA 15-3 adalah 14,5 %, apakah itu bisa dianggap normal atau tidak? Mohon penjelasannya dok. Dan apakah pengobatan kanker selalu harus operasi? Terima kasih

    • Dokter Bahar says

      CA hanya dipakai untuk memonitor pengobatan dan tidak untuk diagnosa kanker ataupun normal.

  18. Rissa says

    Dokter , saya mau bertanya !!
    Waktu SMP kelas 2SMP usia 14thn saya HAID sampai kelas 2SMA Usia17thn , stlah saya usia 17thn sampai skrg usia saya tidak HAID , ada apa dokter apa saya punya penyakit ??
    saya harus gimana , sudah pernah saya Priksa kedokter kandungan beberapa kali tp saya tidak kunjung HAID ..
    stlah saya beberapa lama saya tidak datang kedokter kandungan tiba2 saya HAID 3hari , namun sampai Skrg saya tidak haid lagi dokter ?
    Saya harus gmna ?

  19. pipit says

    Assalamualaikum dok ,, saya pipit , saya mau bertanya ?
    Saya takut terkena kanker payudara karna saya baca disalah satu buku tentang kanker payudara dan ciri_ciri nya sama dengan apa yang saya tau , tapi masalah nya saya tidak berani untuk periksa ke dokter karna saya takut dan saya kasian terhadap anak saya yg sekarang lagi meminum ASI saya , saya takut dok ? Saya takut tidak bisa memberi kan ASI ekslusif lagi kepada anak saya ?
    Terimakasih dok , mohon dijawab ,,

  20. pipit says

    Apakah kanker payudara bahaya untuk ibu yg sedang menyusui dok ?

    • Dokter Bahar says

      Berbahaya bukan hanya bagi yang menyusui tapi juga yang tidak menyusui.

  21. pipit says

    Kalo untuk bayi nya bahaya gak dok ?

    • Dokter Bahar says

      Umumnya tidak kecuali kalau selagi hamil mendapat beberapa jenis tertentu kemoterapi.

  22. Neta says

    Salam dokter, berapa lama jangka waktu berkala yg disarankan untuk pemeriksaan cea dan ca15,3 ? Saya melakukan pemeriksaan pertama setelah 3 bulan setelah operasi dgn hasil CEA 0.8ng/ml dan CA 15.3 adalah 6.9 u/ml ? Dan disarankan pemeriksaan kembali 6 bulan dr hasil terakhir, apakah jarak 6 bulan tidak terlalu lama? Terima kasih dokter..



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.