Skip to content


Ceramah Heri Fadjari: Kemoterapi pada Kanker Payudara (2)

… tidak sampai saat ini.

Berbicara mengenai kemoterapi, sebenarnya tidak semua penderita kanker payudara harus mendapat kemoterapi, lagi pula kemoterapi hanya salah satu dari sekian banyak jenis pengobatan pada kanker payudara. Jenis pengobatan lainnya adalah: terapi hormonal, penyinaran, imunoterapi, terapi target, penyekat metabolisme sel-sel kanker, penyekat pembentukan pembuluh darah disekitar sel-sel anker dan lain-lain. Hanya karena kurang informasi, maka istilah kemoterapi menjadi sesuatu yang menakutkan.

Apa yang dimaksud kemoterapi?

Menurut bahasa, kemo berasal dari chemical atau kimia, terapi berarti pengobatan. Jadi kemoterapi adalah salah satu jenis pengobatan yang menggunakan zat kimia. Sebenarnya antibiotik dan obat-obat yang beredar juga dapat disebut kemoterapi karena terbuat dari zat kimia. Tetapi entah mengapa, kemoterapi menjadi istilah pengobatan khusus pada kanker.

Kemoterapi ini diciptakan khusus untuk membunuh sel-sel yang tumbuhnya cepat, seperti halnya sel-sel kanker. Tempat kerjanya bermacam-macam, tetapi pada prinsipnya merusak sintesa DNA sehingga sel-sel kanker tidak dapat berkembang biak. DNA sendiri merupakan kumpulan materi genetik yang sangat vital untuk metabolisme dan pertumbuhan seluruh sel yang ada di tubuh kita.

Perbedaannya adalah DNA pada sel kanker sudah mengalami mutasi, sehingga strukturnya tidak seperti sel-sel normal. Hal ini membawa dampak negatif, berupa: dapat berkembang biak secara tak terkendali, mampu meremajakan diri sendiri, lebih bertahan lama, tidak cepat mati, mudah terlepas satu dengan lainnya, mampu menembus dinding pembuluh darah sehingga menyebar keseluruh tubuh, dapat hidup jauh dari induknya, dan resisten terhadap obat-obatan.

Semenjak ditemukannya obat kemoterapi, lebih kurang 50 tahun yang lalu, harapan hidup penderita-penderita kanker payudara menjadi bertambah baik secara signifikan. Sehingga kemoterapi disebut-sebut sebagai the magic bullets. Disamping itu, kemoterapi juga dapat mengurangi kekambuhan secara bermakna.

Walaupun demikian harus diakui bahwa sampai kini obat-obat kemoterapi yang ada belum dapat membunuh seluruh sel-sel kanker, hal ini disebabkan karena sel-sel kanker sangat mudah resisten dan dapat meremajakan diri, seperti yang telah diuraikan sebelumnya. Ini juga yang menerangkan mengapa seorang penderita kanker pada suatu saat bisa kambuh lagi.

Posted in Onkologi, Payudara, Umum.

Tagged with , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.