Skip to content


KPD: Diagnosa (2) – Assessment 1

Kanker Payudara

Assessment pada Lampu Merah

Bagian Satu

pola assessment

Pola Assessment

Assessment adalah tahap pertama penanganan pasien yang datang dengan lampu merah yaitu:

  1. Kulit kemerahan;
  2. Kelainan kulit seperti sinus, borok, gambaran kulit jeruk dan lesung pipit (dimple);
  3. Tumor tunggal, keras dan tidak sakit;
  4. Wanita usia diatas 35 tahun dengan tumor payudara;
  5. Cairan kemerahan dari puting susu;
  6. Lelaki dengan tumor di salah satu payudara;
  7. Bila ragu-ragu.

Ketujuh ragam yang membutuhkan pengobatan segera ini terbagi atas kelainan non-neoplasma dan neoplasma. Tahap pertama assessment memilah kedua kelainan ini.

Sebelum perlu dijelaskan bahwa tumor pada non-neoplasma terjadi akibat penumpukan cairan getah bening (limfe) dan sel darah putih akibat usaha tubuh mengatasi infeksi. Jadi tumor pada peradangan adalah massa yang berasal dari jaringan normal, milik mereka sendiri. Dengan kata lain tidak ada perubahan bentuk sel di jaringan. Sedangkan neoplasma (neo = baru dan plasma = pembentukan) adalah tumor yang terdiri dari jaringan baru abnormal, tumbuhnya berkelebihan, tidak terkoordinasi, dan tumbuh terus walaupun rangsangan yang menyebabkannya sudah berhenti. Proses pembentukan neoplasma disebut neoplasia. Neoplasma dapat bersifat jinak atau ganas. Ia jinak bila jaringan baru itu hanya menekan jaringan sekitarnya. Ia ganas bila mampu menembus jaringan sekitarnya untuk berkelana seseluruh tubuh melalui darah dan cairan getah bening. Menurut jaringannya neoplasma ganas disebut kanker atau sarkoma.

Kemerahan dan Tumor

Mastitis

Mastitis akuta dan abses adalah kelainan non-neoplasma yang memerlukan pengobatan segera. Kulit kemerahan disertai dengan tanda-tanda infeksi lainnya seperti tumor, nyeri dan  panas, cukup untuk memastikan penyakit ini.

Semua tanda-tanda itu merupakan mekanisme pertahanan tubuh yang difasilitasi oleh berbagai hormon dan enzim. Secara keseluruhan mereka adalah tindakan lokalisasi dengan mengistirahatkan bagian yang terinfeksi; produksi mesin perang dengan meningkatkan jumlah sel darah putih; mobilisasi dengan percepatan aliran darah yang terlihat sebagai kemerahan, panas dan percepatan nadi; serta pengibaran bendera perang, dengan dan nyeri serta pembengkakan daerah infeksi. Pemenangnya ditentukan oleh jumlah dan derajat keganasan kuman patogen serta kecanggihan pertahanan tubuh.

Pengobatan mastitis akuta adalah antibiotika. Bila sesudah seminggu tidak ada perbaikan biopsi diperlukan untuk menentukan kuman yang terlibat dan biasanya mereka adalah tuberkulosa. Penyakit ini disebut mastitis TBC.

Seandainya mekanisme pertahanan tubuh terjadi abses. Pengobatannya adalah insisi (menyayat tumor melalui tumornya)  dan drenase nanah sekalian mengambil contoh jaringan untuk menentukan penyakitnya.

Dengan perkataan lain biopsi dilakukan bila pengobatan dengan antibiotika gagal pada mastitis akuta dan abses sambil melakukan insisi.

Posted in Onkologi, Payudara.

Tagged with , , , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.