Jihad melawan Kanker Payudara
3 Lampu Kuning
Lampu Kuning adalah sinyal waspada karena bisa berubah menjadi merah ataupun meredup dan hilang.
Lampu Kuning Pertama
Setiap tumor di payudara pada wanita usia kurang dari 39 tahun.
Selain lampu merah (tunggal dan keras; yang ditemukan di usia lebih dari 39 tahun), di lampu kuning bercokol beragam tumor. Asli dari payudara (lobulus dan duktus), ia dapat berasal dari kulit, lemak dan jaringan ikat. Mereka ini dapat tampil dalam bentuk jinak atau ganas, namun tampilannya mudah dikenal oleh dokter dengan pengamatan (bahasa kedokterannya adalah inspeksi) dan perabatan (bahasa kedokterannya, palpasi).

Hemangioma di payudara
Contohnya adalah pasien dalam gambar disebelah ini. Ia datang dengan tumor di kulit payudara. Pasca operasi ternyata tumor yang berwarna kehitaman (puting susu tidak terlihat dalam foto ini) itu adalah hemangioma, tumor jinak dari pembuluh darah.
Yang memerlukan pemeriksaan selain inspeksi dan palpasi adalah tumor payudara yang terletak di lobulus dan atau duktus (lihat gambar anatomi payudara). Hanya dengan pemeriksaan ini kita bisa mematikan lampu kuning atau dengan perkataan lain memastikan bahwa tumor itu bukanlah kanker payudara.
Mereka itu adalah: Fibroadenoma (FAM), Mastalgia, Kista, Duct Ectasia, Galaktokel, dan penyakit fibrokistik yang dulu disebut Mammary Dysplasia. Semuanya merupakan penyimpangan dari pertumbuhan dan penyusutan yang lazim terjadi di payudara (kedokteran menyebutnya dengan ANDI singkatan dari Aberration of Normal Breast Development and Involution) .
FAM dapat tampil sebagai tumor yang berbatas tegas, kenyal dan mudah digerakkan; tunggal (soliter) ataupun banyak (multipel); di satu atau kedua payudara, namun tidak berhubungan dengan waktu haidh serta tidak sakit.
Yang membawa mastalgia datang ke dokter adalah nyeri pada payudara yang umumnya berhubungan dengan waktu haid. Bila diraba dengan teliti akan terdapat tumor yang multipel, bervariasi dalam ukuran namun tidak tegas batasnya. Kelainan ini tidak berbeda dengan duct esia dan penyakit fibrokistik yang sering ditemukan di usia tua..
Galaktokel ditemukan pada wanita yang menyusui baik sebelum atau sesudahnya.
Lampu Kuning Kedua
Cairan keluar dari puting susu
Lampu kuning kedua adalah cairan, selain kemerahan yang keluar dari puting susu. Proses keluarnya cairan sudah dibahas dalam bab Deteksi Dini: 7 lampu merah mengenai cairan kemerahan. Pengamatan secara berkala dan beberapa pemeriksaan tambahan diperlukan untuk memastikan apakah lampu kuning dapat dimatikan.
Lampu Kuning Ketiga
Wanita dengan faktor resiko
|
Faktor resiko |
Resiko relatif |
Kelompok resiko tinggi |
|
|
1 Umur |
>10 |
usia lanjut |
|
|
2 Riwayat keluarga KPD |
>2 |
Saudara usia muda |
|
|
3 Riwayat neoplasma jinak |
4-5 |
atipikal hipoplasia |
|
|
4 KPD kontra |
>4 |
|
|
|
5 Letak geografis |
5 |
Negara maju |
|
|
6 Usia menarche |
3 |
usia <11 |
|
|
7 Usia menopause |
2 |
usia >54 |
|
|
8 Usia kehamilan I |
3 |
anak I awal 40 tahun |
|
|
9 Status sosioekonomi |
2 |
tinggi/menengah |
|
|
10 Diet |
1,5 |
Gemuk |
|
|
11 Berat badan |
0,7-2 |
BMI>35 |
|
|
12 Hormon eksogen |
1,2-2 |
10 tahun |
|
|
|
Kontrasepsi oral |
1,2 |
|
|
|
Terapi hormon |
1,35 |
> 10 tahun |
|
13 Riwayat radiasi |
3 |
abnormal exp >10 tahun |
|
Faktor resiko kanker payudara (Sonar S Panigoro: Kanker Payudara Epidemiologi dan Gejala Klinis yang dibacakan dalam Pertemuan Ilmiah Peraboi, Bandung, 2003)
Lampu kuning ke tiga menyala pada wanita dengan faktor resiko dan karena itu walaupun tidak ada yang dicurigai dalam sararidi, konsultasi berkala ke dokter perlu dilakukan.





0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.