Skip to content


Ginekomasti

Bila remaja putra Anda mengeluh akan benjolan di payudara maka hampir dapat dipastikan ia menderita ginekomasti. Kelainan ini sering ditemukan pada remaja walaupun dapat juga pada usia lebih tua. Secara harfiah, dari bahasa Yunani, ia berarti payudara (mastos) wanita (gyne).

Kelainan ini bukanlah neoplasia, pertumbuhan baru dari sel yang sebelumnya tidak ada tetapi dari jaringan payudara itu sendiri. Klik penjelasan tentang neoplasma di sini.

Ginekomasti dapat terjadi di satu sisi ataupun keduanya dan terlihat serta teraba sebagai benjolan di bawah puting atau sekitarnya baik dengan keluhan nyeri ataupun tidak. Penyebabnya adalah gangguan keseimbangan hormon atau pengobatan dengan obat-obat hormon, seperti predison.

Ia bisa primer atau terjadi tanpa penyakit lain.

Sebaliknya, sekunder, ia dapat disebabkan oleh obat-obatan, berbagai penyakit seperti gondok (hipertiroid), hati atau menjadi bagian dari sindroma Klineferter. Selain ginekomasti, sindroma atau kumpulan kelainan ini adalah testis yang mengecil dan gangguan reproduksi (berketurunan).

Pengobatannya dapat dengan hormon atau operasi.

Sebelumnya, penggunaan obat-obatan yang dapat menyebabkan ginekomasti harus dihentikan terlebih dahulu. Tentu saja hal ini memerlukan komunikasi dengan dokter yang memberikan pengobatan itu. Bila sesudah dihentikan tetapi benjolannya masih ada, saya mengusulkan operasi. Bila tidak mendapat pengobatan seperti di atas maka saya juga akan memilih operasi.

Ada dua alasan yang dapat saya berikan.

Alasan pertama adalah resiko kanker payudara. Bagaimanapun penyakit ini dapat juga diderita laki-laki dan salah satu faktor penyebabnya adalah gangguan hormon.

Alasan kedua adalah operasi dapat menyelesaikan masalah itu dengan cepat.

Dapatkah diobati tanpa operasi? Tentu dapat tetapi harus diingat empat hal.

  1. Penggunaan obat hormon baru akan memberikan pengaruhnya sesudah 2 – 3 tahun.
  2. Selama masa itu dan beberapa tahun sesudahnya pasien harus secara teratur melakukan berbagai pemeriksaan.
  3. Penggunaan hormon dapat menambah resiko kanker.
  4. Bila dalam masa 2-3 tahun, benjolan bertambah besar atau sakit, operasi adalah satu-satunya pilihan

Posted in Renungan.

Tagged with .


3 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Dani says

    Dok, saya mo tanya.

    Saya memiliki keluhan persis seperti yang Dokter jelaskan di atas. Dan beberapa tahun yang lalu pernah saya periksakan ke dokter. Setelah diperiksa beliau juga mengatakan bahwa sepertinya adalah positif ginekomasti

    Saya ingin tahu, kira2 biaya operasi ginekomasti kisarannya berapa ya?

  2. Lukman says

    adakah obat utk ginekomasti ukuran 5-10cm? apakah harus dengan jalan pembedahan?

    • Dokter Bahar says

      Mas Lukman makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Untuk ginekomasti sebesar itu sebaiknya dioperasi apalagi kalau ditemukan hanya di satu payudara.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.