<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Fikih Penyucian Diri (Sendiri)</title>
	<atom:link href="http://www.suaradokter.com/2009/07/fikih-penyucian-diri-sendiri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.suaradokter.com/2009/07/fikih-penyucian-diri-sendiri/</link>
	<description>Griya Curhat Sang Dokter</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 01:25:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Dokter Bahar</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/07/fikih-penyucian-diri-sendiri/comment-page-1/#comment-4943</link>
		<dc:creator>Dokter Bahar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 21:20:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1419#comment-4943</guid>
		<description>Linda makasih ya atas kunjungan dan pertanyaannnya. Tolong kirimkan CT scan penghabisan sekurang-kurangnya hasilnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Linda makasih ya atas kunjungan dan pertanyaannnya. Tolong kirimkan CT scan penghabisan sekurang-kurangnya hasilnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Lindawati azwar</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/07/fikih-penyucian-diri-sendiri/comment-page-1/#comment-4936</link>
		<dc:creator>Lindawati azwar</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Nov 2009 05:25:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1419#comment-4936</guid>
		<description>asslkm da bung,kt dokter si uda kankernya udh ke th 4 dan l4,ktnya hrs disinar,mnurut dabung gimana?trus linda hrs gimana?apa betul perkiraan dabung waktu di telp dulu?wass</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asslkm da bung,kt dokter si uda kankernya udh ke th 4 dan l4,ktnya hrs disinar,mnurut dabung gimana?trus linda hrs gimana?apa betul perkiraan dabung waktu di telp dulu?wass</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Dokter Bahar</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/07/fikih-penyucian-diri-sendiri/comment-page-1/#comment-4460</link>
		<dc:creator>Dokter Bahar</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Sep 2009 16:00:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1419#comment-4460</guid>
		<description>Mbak Siti makasih atas kunjungan dan masukannya. Persentuhan antara suami dan istri tidak membatalkan wudhu. Dasarnya adalah hadits : Dari Siti Aisyah ra, bahwasanya Nabi Saw., pernah mencium salah seorang istrinya lalu beliau pergi menunaikan shalat dan tidak wudhu lagi. (Muttafaq Alaih. Lafalnya menurut Bukhari. Dari buku Himpunan Dalil dalam Al Quran dan Hadits jilid 3, yang diterbitkan oleh Penerbit Segoro Madu Jakarta hal 23</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mbak Siti makasih atas kunjungan dan masukannya. Persentuhan antara suami dan istri tidak membatalkan wudhu. Dasarnya adalah hadits : Dari Siti Aisyah ra, bahwasanya Nabi Saw., pernah mencium salah seorang istrinya lalu beliau pergi menunaikan shalat dan tidak wudhu lagi. (Muttafaq Alaih. Lafalnya menurut Bukhari. Dari buku Himpunan Dalil dalam Al Quran dan Hadits jilid 3, yang diterbitkan oleh Penerbit Segoro Madu Jakarta hal 23</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Siti Khajatiyah</title>
		<link>http://www.suaradokter.com/2009/07/fikih-penyucian-diri-sendiri/comment-page-1/#comment-4348</link>
		<dc:creator>Siti Khajatiyah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 03:46:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.suaradokter.com/?p=1419#comment-4348</guid>
		<description>Ass. senang sekali ada rubrik ini, namun ada sedikit pertanyaan bahwa setelah wudhu jika bersentuhan batal. Yang saya tanyakan adalah jika bersentuhan tangan, misal berjabat tangan suami sesudah sholat dan mau sholat sunat apakah harus wudhu dulu dalam arti batal wudhunya? Dan apaka arti bersentuhan dalam arti sentuhan biasa atau sentuhan dengan maaf syahwat atau nafsu kepada suami, terimakasih atas jawabannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ass. senang sekali ada rubrik ini, namun ada sedikit pertanyaan bahwa setelah wudhu jika bersentuhan batal. Yang saya tanyakan adalah jika bersentuhan tangan, misal berjabat tangan suami sesudah sholat dan mau sholat sunat apakah harus wudhu dulu dalam arti batal wudhunya? Dan apaka arti bersentuhan dalam arti sentuhan biasa atau sentuhan dengan maaf syahwat atau nafsu kepada suami, terimakasih atas jawabannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

