Biopsi adalah pembedahan untuk mendapatkan jaringan bagi pemeriksaan mikroskopik yang dilakukan oleh dokter ahli patologi. Hasilnya memastikan diagnosa dan menjadi dasar bagi pengobatan.
Teknik
Pengambilan jaringan dilakukan dengan menembus tumor.
Biopsi ini murni untuk menentukan diagnosa hingga harus diikuti dengan tindakan lanjutan apakah operasi dan atau radiasi serta kemoterapi.
Biopsi eksisi
Pengambilan jaringan dilakukan tanpa menyentuh tumor atau keseluruhan tumor dengan batas bebas tumor.
Biopsi ini bersifat diagnosa bagi tumor ganas dan penyembuhan bagi tumor jinak.
Biopsi jarum
Sudah dibahas dalam BAJAH
Kesalahan biopsi
Selain biopsi eksisi, kesalahan diagnosa dapat terjadi dalam biopsi insisi atau BAJAH bila jaringan yang diambil tidak cukup.
Penyulit biopsi
Selain perdarahan, pada tumor ganas, bila tidak dilakukan dengan benar maka dapat memacu penyebaran penyakit.




siang ..
maaf saya mau tanya, untuk penyakit leukimia atau kanker darah apa harus melakukan biopsi terlebih dahulu untuk memastikan stadium berapanya?
Mbak Nelly makasihtas kunjungan dan pertanyaannya. Betul sekali Mbak harus biopsi sumsum tulamg untuk memastikannya.
Dr. Bahar ysh…
Pada artikel di atas Dokter menyebutkan “Penyulit biopsi
Selain perdarahan, pada tumor ganas, bila tidak dilakukan dengan benar maka dapat memacu penyebaran penyakit.”
Apakah ini juga termasuk biopsi dengan metoda BAJAH..??
terima kasih,
Henry
Yang terpenting Mas Henry, bajah atau biopsi adakah bagian dari pengobatan. Bila mereka tidak dilakukan dalam saru perencanaan pengobatan trentu saja penyakit bisa menyebar.
dok , saya mau tanya , gini dok ,saya punya pacar dia tuh pernah operasi di belakang kepalax , trus berapa tahun kemudian belakang palax terjadi pembengkakan atau ada muncul benjolan kecil, itu harus gmn dok ?? harus operasi lg kah atau bgmn ??
trs resiko pada pacar saya gmn dok .
Malam Dye. saya juga sudah jawab lewat HP. Tolong informasikan, kenapa operasi dan apa yang dilakukan serta bagaimana laporan PAnya?
Dr Bahar yang baik saya mau nanya..
3 bulan yang lalu saya ada keluhan BAB saya berlendir dan pernah 2x bercampur darah tapi sedikit sekali, tapi tanpa rasa sakit juga tidak pernah diare. Lalu saya di kolonoskopi, hasilnya kolitis non spesifik di kolon kiri, di fotonya itu gambarnya kemerahan, seperti ada luka. Lalu dibiopsi juga. Hasilnya begini:
Macroscopic: One container was received,contained thin pieces of colonoscopic biopsy 0.5×0.5×0.3cm.all specimens were processed into paraffin block and sliced serially.
Clinical diagnosis: susp colitis.
Microscopic: specimen showed fragments large bowel mucosa not atrophy, not hypertrophy, uppper muscularis mucosa were present. Crypt of mucosa were within normal. feature, without crypt abscess.
Stroma were slightly edematous, vasodilated capillary vessels, filled with extravassated red cells. Inflammatory cells were fair, mostly of lymphocytes; minimal plasma cells. No granulomatic reaction. no evidence of specific reaction, nor neoplasm.
Conclusion: colon descendent, colonoscopic biopsy; consistent with non specific superficial colitis.
Saya diberi obat volequin selama seminggu. Sekarang sih kadang2 (tidak selalu) masih berlendir sedikit tapi tidak ada darah. Berarti apa luka itu masih ada Dok? Perlukah kolonoskopi diulang lagi tahun depan? Hasil biopsi itu tidak ada kanker. Apakah suatu saat bisa jadi kanker Dok?
Terima kasih banyak Dokter
Mbak Yunita makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Lendir adalah tanda-tanda belum ada penyembuhan tapi memang pengobatan colitis membutuhkan waktu yang lama. Dr Och membuat artikel menyeluruh tentang colitis di website kita ini. Memang Mbak, colitis adalah faktor resiko kanker usus. Walaupun jarang Mbak sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter secara berkala.
dok saya mau tanya…saya punya benjolan dibelakang telinga dan kepala..diagnosa doter waktu periksa kata nya infeksi kelenjar getah bening…tapi waktu periksa sama dokter poli penyakit dalam kata nya klo gk dah perkembangan baru dilakukan biopsi..tapi setelah drujuk kbagian poli bedah, katanya benjolan itu tidak akan hilang walau dilakukan operasi…jadi saya harus gimana dok untuk penyembuhannya ??
Mbak Weni makasih atas kunjungannya. Kuncinya adalah operasi kgb bukan untuk menyembuhkan tetapi untuk mengetahui penyebabnya. Jadi dokter penyakit dalam mencoba dulu berbuat sesuatu dan bila gagal baru oprtasi. Dokter bedah mengatakan maksud operasi itu.
Dokter Bahar,
Saya mau tanya nih..mama saya divonis dokter ada sejenis tumor di lehernya dan harus seegera dioperasi untuk diambil tumornya dan dicek apakah itu ganas atau tidak??apa dengan jalan biopsi bs menentukan ganas atau tidaknya tanpa harus dioperasi sesuai dengan anjuran dkter bedahnya?apakah biopsi di bagian leher aman?jd apakah mama saya sebaiknya mencoba biopsi atau tidak..terima kasih
Dokter Bahar,
Saya mau tanya..mama saya ada benjolan kecil,sebenarnya secara kasat mata tidak terlihat,namun kalau diraba berasa juga, mama saya kawatir,suda melakukan usg 2x,dan scan 1x di bagian leher,dr hasil itu dokter menyatakan bahwa ada semacam tumor dan disarankan utk operasi agar dpr mengetahui ganas atau tidaknya tumor ini..yg mau saya tanyakan..apa cara biopsi ini bs ditempuh sebagai alternatif selain operasi?lalu apakah berbahaya jika biopsi pd daerah leher yang dekat dengan saluran pernapasan?jadi menurut saran dokter mencoba biopsi atau operasi angkat saja?terima kasih,masukan dr Dokter sangat berarti.thx
Mbak Cheri makasih atas kunjungannya. Biopsi itu adalah tujuan sedang operasi adalah caranya. Jadi biopsi dilakukan dengan operasi. Bahaya? Semua tindakan pasti ada bahayanya bukan? Saat ini bahayanya minimal Mbak.
Oh maksud saya disini operasi pengangkatan dok..jd maksud saya sebaiknya mencoba biopsi atau langsung dengan operasi pengangkatan saja?kan setidaknya biaya biopasi lebih murah jika memungkinkan..hehe terima kasih atas penjelasannya..
Mbak Cheri makasih ayas kunjungan ulangnya. Biopsi itu dilakukan dengan operasi Mbak. Jadi biaya biopsi tergantung atas jenis operasinya. Begini. Jatakanlah Mbak dari Jakarta mau ke Bandung dengan kereta. Bandung itu biopsi sedangkan kereta, operasinya.
Oke dok,terima kasih atas penjelasannya^^
Sama2 Mbak
dok……saya program punya anak pada tindakan pertama saya di ditiup rahim tapi masih haid juga, untuk kedua saya akan di biopsi……maksudnya apa dok……biopsi rahim itu dan bagaimana caranya………….
Dok,ada cara lain selain operasi gak?
Masalahnya apa Mas?
ada benjolan di leher
Mas Wibi makasih atas kunjungannya. Benjolan di leher itu bamuak sekali kemungkinannya baik dari letaknya ataupun jenisnya. Operasi terganting kira-kira penyakitnya. Coba ke dokter dulu ya
Oh,ya sudah..
Terima kasih dok
dok,klo biopsi jarum itu apakah sakit…?
Seperti suntik saja
maaf,,dok ,,
Saya mau tanya,,,sebenarnya keloid itu bisa di hilangkan atau gak?
Keloid itu bakat yg tidak bisa dihilangkan dan tumbuh bila Mbak luka. tapi kalau sdh ada dpt dioperasi walaupun nanti akan tumbuh lagi bila luka.
maaf dok..
Saya mau tanya sebenernya penyakit keloid itu bisa di hilngkan atau tidak dari kulit kita.??
Selamat Sore Dokter Bahar,
Saya sudah USG Mamma
Hasil USG Mamma Kanan-kiri :
Tampak lesi hipodens multipel (2buah) batas tegas di jam;3cm dari areoler mama kanan berukuran 1,4X1,2X1,4 cm dan 1,4X1,3X1,4 cm. Ductus lactiferus kedua mama melebar dengan fokal ectasis dengan kalsifikasi didalamnya di jam 3 periareoler dan jam 12;2 cm dari areoler mama kanan serta tampak lesi kistik di jam 3;1 cm dari areoler mama kiri. Aksila kanan-kiri : Tak tampak pembesaran kelenjar getah bening (KGB).
_Kesan :
-Lesi solid sugestif begign di kwadran inferomoddial mama kanan
-Kista kwadran lateral mama kiri
-Pelebaran ductus lactiferous kedua mama disertai fokal ectasis multipel kedua mama dengan bercak kalsifikasi.
Yang saya tanyakan tindakan selanjutnya yang terbaik apa Dok?
Sama dengan Mbak Vichan. Umurnya berapa?
Umur 30 tahun, mens pertama usia 11 tahun Dokter
Mbak Firly makasih ya. Yang terbaik itu Mbak adalah biopsi untuk memastikan bahwa benjolan itu jinak,
Terima kasih dokter atas jawabannya. Jika di Biopsi hasilnya jinak, apakah tidak perlu operasi Dok? Dokter Bedah tempat saya berobat menyarankan operasi karena ukurannya sudah besar. Dan ketika saya sedang USG Mammae, Dokter radiologi saya mengatakan benjolan dikarenakan hormon yang sama dengan Miom uterus saya yg telah di Operasi. Apakah itu berarti jinak juga tumornya Dok? Untuk operasi lagi sedini ini saya masih belum siap, dikarenakan tgl 15 Okt 2011 lalu saya baru operasi miomektomi sebesar 5cm. Hasil pemeriksaan sitologinya : Uterus-histologik sesuai dengan leimyoma uteri intramural. Tidak tampak khas atau ganas. Apakah ada jalan lain selain operasi Dokter?
Mbak Firly makasih ya. Saya tetap menyarankan biopsi Mbak. Tumor itu munkin ada hubungannya dgn tumor rahim tapi pastinya ssd biopsi.
Usia 30 Tahun. Mens pertama usia 11 tahun Dok.
siang dok,,, klo boleh nanya biaya biopsi otot sekitar brp y…?? trim b4
Otot yang mana Mas atau di daerah apa dan apa sebabnya
Pak Dokter Bahar yang baik hati,
Saya ingin bertanya, pada leher saudara saya (laki-laki berusia 36 tahun) tumbuh benjolan semula 2 lalu dalam kurun waktu kurang dari 10 hari bertambah menjadi 3 (tidak terlalu besar) dan dokter mendiagnosa sebagai kelenjar getah bening atau TBK dan baru saja dilakukan biopsi. Saat ini sedang menunggu hasil biopsi tersebut. Dokter, pertanyaan saya apa yang boleh/harus/sebaiknya dilakukan setelah biopsi dan apa yang tidak boleh/sebaiknya tidak dilakukan setelah biopsi?
Atas kesediaan Dokter menjawab, sebelumnya saya ucapkan terimakasih.
Assalaamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Wah Sri sebaiknya kita tunggu hasil biopsi dulu ya. Nanti beritahukan disini.