Apa itu flu Babi?
Flu Babi atau Swine influenza (SI) adalah penyakit saluran pernafasan yang bersifat akut dan sangat menular yang disebabkan oleh virus influenza tipe A subtipe H1N1.. Manifestasi klinis dari SI ini dapat ditentukan oleh infeksi sekunder pada babi yang sakit. Babi merupakan inang utama virus SI klasik (terdapat laporan adanya infeksi pada manusia, akan tetapi virus SI ini tidak mudah menyebar ke populasi manusia, akan tetapi kematian bisa terjadi pada orang-orang yang mempunyai kelainan pada sistem kekebalan tubuhnya).SI umumnya dapat ditemukan di Amerika Serikat, Mexico. kanada, Amerika Selatan, Eropa, Kenya, Jepang, Taiwan dan beberapa negara di Asia Timur. Dari análisis genetik virus asal manusia itu ternyata materi genetiknya lebih menyerupai virus influenza asal babi dibandingkan dengan virus asal orang. Karena itulah virus itu disebut swine influenza (flu babi). Sementara ini lembaga kesehatan hewan dunia (OIE) menggunakan istilah ilmiah Influenza Babi (H1N1). Tahun kemunculan ditambahkan untuk membedakan dengan virus lain dengan subtipe yang sama.
Penyebab
Swine Influenza Virus (SIV) adalah orthomyxovirus grup Influenza A dengan hemaglutinin antigen H1 dan Neuraminidase antigen N1 (H1N1), Pada saat ini, subtipe yang baru pernah dilaporkan yaitu H3N2 dan H1N1. Virus Influenza B dan C pernah diisolasi dari dari babi, akan tetapi virus-virus ini tidak menyebabkan penyakit yang klasik. SIV tidak bisa bertahan hidup lebih dari 2 minggu kecuali di kondisi yang dingin dan virus ini mudah mati dengan disinfeksi biasa
Transmisi dan Epidemiologi
Di Amerika Utara, Wabah biasanya terjadi pada musim gugur dan dingin. Di daerah yang lebih hangat, infeksi dapat terjadi kapanpun. Biasanya wabah dimulai dengan adanya kasus pada satu atau dua hewan dan kemudian menyebar secara cepat dalam kelompok hewan tersebut, melalui aerosol dan kontak antar babi. SIV dapat bertahan dalam babi kariers sampai kurang lebih 3 bulan, dan virus ini dapat ditemukan pada hewan yang secara klinis normal diantara wabah. Pada kelompok babi yang secara antibodi positif, wabah dapat terjadi kembali ketika titer antibeodi menurun. Lebih dari 40% babi dalam kelompok akan menunjukan hasil positif antibodi. babi karier biasanya menjadi penyebab masuknya SIV kedalam kelompok babi atau negara yang tadinya bebas SIV.
Apakah virus flu Babi (H1N1) bisa masuk ke Indonesia?
Menteri Kesehatan dr Siti Fadilah supari dalam konferensi pers melaporkan adanya 2 kasus flu Babi yang positif di Indonesia, kemungkinan akan bertambah lagi bila 2 kasus tersangka flu Babi di RS Sanglah Bali positif hasil isolasi kumannya , Virus itu sudah terbukti dengan mudah menular orang-ke-orang, jalan masuk utama ke Indonesia dapat dipastikan melalui lalu-lintas orang. Disamping itu, masa inkubasi – yaitu waktu dari saat infeksi sampai menunjukkan gejala – virus influenza pada berbagai hewan dan manusia biasanya antara 1 – 5 hari. Tidak semua orang dan hewan yang tertular mejadi sakit, istilahnya infeksi asimtomatik atau subklinis. Orang bisa saja telah tertular dan belum sakit atau subklinis dan kontak dengan orang lain. Berikut contoh skenario flu babi sampai di Indonesia. Orang yang tertular flu Babi (H1N1), tapi tampak sehat, melakukan perjalanan udara ke Florida, AS. Di sana, ia bertemu, berpapasan, atau kontak dengan calon penumpang tujuan Singapura. Di Singapura, mata rantai kedua ini dapat juga kontak dengan penumpang tujuan Jakarta, Batam, atau Bali. Perantara lain peluangnya lebih kecil. Lalu lintas ternak babi dan hasil olahannya bisa juga menjadi sarana. Hewan lain selain babi dapat juga tertular dan membawa virus itu. Banyak hal tentang flu babi itu yang belum diungkapkan. Segala kemungkinan harus diperhitungkan untuk menekan risiko. Hal yang sama berlaku untuk burung liar.
Apakah virus flu Babi (H1N1) dapat hidup di Indonesia yang beriklim tropis?
Pasti bisa. Sejarah flu spanyol, yang juga H1N1, tahun 1918-1919 juga sampai di Indonesia. Catatan resmi tidak ada. Sifat virus flu Babi (H1N1) sama dengan virus influenza yang lain. Flu biasa (common flu) yang bersubtipe H1N1, H2N2, atau H3N2 ada pada orang di Indonesia. Flu burung (subtipe H5N1) juga kita tahu ada. Secara virologis, sifat-sifat virus H1N1 baru itu tak bisa dibedakan dengan influenza yang lain. Hanya saja, jika di negara-negara dengan musim dingin, daya tahan virus dari udara pernafasan (aerosol) dapat lebih tinggi, sedangkan di negara tropis, seperti Indonesia dapat cepat mati. Akan tetapi, penularan virus influenza umumnya terjadi melalui kontak langsung dan tidak tidak langsung dengan hewan dan orang pembawa. Hal yang sama dapat terjadi di Indonesia.
Gejala Klinis
Wabah yang klasik terjadi sangat cepat, ditandai dengan penyebaran yang cepat di dalam kelompok babi, biasanya terjadi dalam jangka waktu 1-3 hari. Gejala klinis utama adalah depresi, demam sampai 42oC, anoreksia, batuk, kesulitan bernafas, kelemahan, lesu, serta adanya cairan pada mata dan hidung. Angka kematian akibat SI sekitar 1-4%. Penyakit biasanya mulai menghilang sekitar 3-7 hari dalam infeksi yang tidak komplit. Virus masih akan tetap bersirkulasi diantara babi ketika gejala klinis mulai tertekan dengan adanya peningkatan tingkat kekebalan. Kerugian ekonomi terjadi akibat adanya keterlambatan dalam mencapai berat badan yang diinginkan. Adanya angka kematian terutama pada babi muda, menurunnya tingkat fertilitas dan kemungkinan adanya aborsi pada kebuntingan tua bisa mengikuti wabah pada kelompok babi yang tidak kebal.
Diagnosis
Dugaan kasus dapat dilakukan melalui temuan klinis dan patologis, akan tetapi konfirmasi dapat dilakukan hanya melalui isolasi virus atau temuan adanya antibodi spesifik terhadap SIV.
Apakah ada vaksin untuk melindungi orang dari flu Babi (H1N1) ?
Vaksin yang mengandung virus flu A (H1N1) Amerika Utara 2009 yang merebak pertama di Meksiko belum ada. Apakah vaksin flu musiman dapat melindungi orang dari flu babi Meksiko itu juga belum diketahui. Virus influenza berubah dengan cepat. Vaksin harus dibuat dari virus yang sedang mewabah. Waktu untuk menyiapkan vaksin flu Babi (H1N1) sekitar 6 bulan.
Apakah ada obat-obatan yang tersedia untuk pengobatan?
Obat-obat antiinfluenza tersedia di banyak negara dan dapat digunakan untuk pencegahan dan pengobatan. Virus yang sedang mewabah di Meksiko peka oselatmivir dan zanamivir, sehingga bisa digunakan. Tetapi, obat yang lain yaitu amantadine dan remantadine tidak dapat direkomendasikan. Virus flu Babi (H1N1) diketahui resistan terhadap dua obat itu.
Pencegahan ??!!!







Yth. Dr Octo,
Saya pernah membaca bahwa flu burung H5N1 tidak dapat ditularkan oleh orang ke orang lain, tetapi kemudian pernah tersiar adanya perawat yang tertular H5N1. Benarkah H5N1 tidak dapat menular dari seseorang ke orang lain ? dan bagaimana dengan flu babi H1N1 ini, membaca uraian dokter tampaknya bisa menular dari seseorang ke orang lain. Terima kasih atas penjelasan dokter.
Mas Triyono,
Terima kasih untuk respon mas pada tulisan saya.
Beberapa laporan kasus flu burung H5N1 menunjukkan adanya penularan virus tersebut antara manusia, diduga karena adanya perubahan genetik pada virus H5N1, sehingga dapat ditularkan pada orang lain. Pada Flu Babi H1N1 memang cara penularan / penyebaran virus H1N1 melalui bersin/ batuk orang yang menderita Flu babi, itu dibuktikkan dengan tertularnya 2 penumpang pesawat oleh pilot pesawat pengidap virus H1N1 di RS Sanglah Bali, tetapi menurut literatur walaupun angka kejadian virus H1N1 cepat meluas namun angka mortalitasnya rendah, berbeda dengan virus H5N1 yang memiliki angka mortalitas yang tinggi. Mudah2an penjelasan saya cukup jelas ya mas.
gimana kalo dalam satu gedung terkena virus tersebut pa (H 1 N 1)
apakah biaya berobat gratis
yth. dr octo,,
gejala2 flu tipe A memang mirip seperti flu biasa. bagaimana kalau febrisnya baru muncul pada hari kedua setelah batuk dan sesak nafas muncul. manifestasi apa yg jadi patognomonis untuk swine flu?
terimakasih dok.
yth. dr octo,,
gejala2 flu tipe A H1N1 memang mirip seperti flu biasa. bagaimana kalau febrisnya baru muncul pada hari kedua setelah batuk dan sesak nafas muncul. manifestasi apa yg jadi patognomonis untuk swine flu?
terimakasih dok.
terima kasih untuk responnya ya, memang gejala2 flu tipe A H1N1 mirip sekali dengan flu biasa, dan hanya dapat dibedakan dengan pemeriksaan PCR, saat ini sdh banyak di temukan kasus2 ringan di bandung , tetapi karena obat nya sangat terbatas,obat tsb hanya diberikan pada pasien2 yang mempunyai gejala yang berat dan resiko tinggi.
Dok,, saat ini lg musim btuk pilek, disekitar sy smua org ktkutan trkena flu babi, palagi ada bbrp psantren yg mmulangkn muridny hingga 200org.. Sbnrny cara kita mbedain btuk pilek biasa, ato flu babi yg plg ptg..
Trimz..