Lymphedema terdiri dari dua kata yaitu Lymph (limfe) atau cairan getah bening dan Edema atau sembab.
Limfe adalah cairan tubuh yang mengalir di dalam pembuluh limfe dan terdapat di seluruh bagian tubuh. Jika darah membawa makanan, maka limfe mengandung limfosit yang berguna untuk memerangi penyakit seperti infeksi dan kanker.
Di hilir (alat tubuh), mereka dimulai oleh pembuluh kapiler yang tidak terlihat dengan mata telanjang. Cairannya berasal dari darah, air, protein, garam dan bahan penyakit yang merembes kedalamnya. Semuanya di alirkan memasuki Kelenjar Getah Bening (KGB) regional (sentinel node), ladang pembersihan wilayah setempat. Aliran ini dilakukan dengan pemompaan otot dan gaya berat karena pembuluh limfe tidak memiliki otot seperti nadi dan katup seperti vena.
Penumpasan dilakukan oleh sel T dan sel B. Limbahnya dikosongkan keberbagai saluran penampung menuju leher kiri atau kanan untuk dikirim ke vena besar di leher (terlihat jelas kalau anda berteriak), dan dibawa ke paru-paru untuk didaur ulang. Jalur leher kiri yang lebih besar menampung limbah dari dada ke bawah serta kepala – leher – dada sebelah kiri, sedangkan sisanya oleh sisi kanan.
Edema atau sembab disebabkan oleh perembesan cairan tubuh dari pembuluhnya ke jaringan di sekitarnya. Ia akan terjadi bila terjadi gangguan aliran cairan baik karena sumbatan ataupun pembuluh yang bersangkutan tidak sanggup lagi menampungnya. Bandingkan dengan banjir akibat luapan sungai yang keluar dari pembuluhnya baik karena sumbatan limbah ataupun endapan lumpur hingga tidak mampu lagi menampung debit air.
KGB regional payudara dan lengan adalah ketiak. Dengan kata lain semua pembuluh limfe di wilayah itu akan menumpahkan cairannya di ketiak.
Bagaimana dengan kasus Oma Ani?
Pada beliau terjadi sumbatan di ketiak akibat penjalaran penyakit yang dideritanya. Dalam keadaan dini hal itu dapat diatasi dengan balutan untuk memulihkan aliran limfe.






wah jadi nambah ilmu ni mampir ke blog ini
secara masih awam istilah medis
Terima kasih Mas atas apresiasinya
Dokter, apa kabar? Maaf lama tidak meninggalkan komentar…
Untuk meringankan lymphedema boleh dilakukan massage atau tidak, Dok? Saya mendengar dua dokter memberikan pendapat yang berbeda. Dokter 1 (internist) menyarankan massage dari ujung ke arah pangkal untuk membantu aliran balik getah bening; sedang dokter 2 (rehab medik) melarang massage dengan alasan mempercepat penyebaran kanker. Jadi bingung…
Mbak Titah makasih atas kunjungan dan masukannya. Lama? Saya kira pasti Mbak punya kerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Nggak apa apa Mbak pokoknya ketemu lagi.
Limfedema disebabkan gangguan aliran limfe apakah karena sentinel node (ketiak pada payudara) mengandung metastasis atau terputus alirannya akibat operasi. Nah bila mengandung metastasis katakan KPD lanjut, maka apapun yang dilakukan baik pijitan atau balutan akan mempercepat metastasis. Bila terputus aliran karena katakanlah mastektomi radikal maka pijitan dan balutan aman untuk dilakukan.
trima kasih ni Dok… atas infonya, sangat berguna bgt..
salam kenal, saya Deyshie mahasiswa Kedokteran UNTAN, saya gk salah mampir ni, karna saya lagi nyari bahan Diskusi untuk memecahkan kasus di pemicu modul… he
Mbak Dey Shie makasih atas kunjungan dan komentarnya ini. Terima kasih juga atas manfaat website ini. Saya senang sekali bila mbak membagi cerita dalam hal pemecahan kasus di web ini.
Woow situs punya dokter, bener2 kedokteran bgt
Mas dyagnozinfo makasih atas kunjungannya, Ini memang website dokter.
maap dok saya baru prtama masuk, mau tanya.
dok apakah Lymphedema berbahaya?
keluarga saya ada yang trkena kangker payudara tetapi tdk dioperasi sampai akhirnya pecah dan lengan terjadi pembekakan, bagaimana solusinya doc?
drosophilla_mg@yahoo.com
Mas Cahyo makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Bila di lengan maka limfedema atau sembab limfe itu dapat terjadi karena operasi payudara yang radikal, Dan bila kanker payudara yang diperasi itu masih dini maka Ini hanyalah resiko operasi dan tidak berbahaya. Tapi bila bukan maka artinya penyebaran kanker payudara di ketiak sudah masif dan tentu saja berbahaya.
terimakasih dok untuk jawabannya.
dok apa ada penangulangannya jika limfedema sudah terjadi akibat sudah pecahnya payudara karena mmng tdk dioperasi?
mohon bantuannya dok!!
Mas Cahyo makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Pertama kita pastikan dulu apakah pecahnya payudara itu akibat kanker. Kedua bila memang demikian kankernya diobati. Sementara itu untuk limfedema dipasang balutan dari tangan sampai kelengan maka cairan limfe itu dapat mengalir kembali dan biasanya bengkak itu akan berkurang
sudah dipastikan itu kangker dok, dok apakah masih ada kemungkinan untuk sembuh dengan kondisi seperti itu?
saat ini kangker cenderung mnyebar ke payudara sebelahnya dok dan pernafasan jadi terganggu,sesak nafas.
mohon penjelasannya dok!!
terimakasih
Mas Cahyo makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Untuk kanker istilah sembuh itu dihitung dengan prosentase ketahanan hidup dalam satu jangka waktu, misalnya 5 th atau 5 years survival rate. Misalnya 5SR 60%. maka dari 100 orang yang sama penyakitnya itu 40 orang akan meninggal dalam 5 tahun.
Nah kanker payudara seperti ibu dihitung dalam 2 tahun. Jadi memang lebih berat Mas.
terimaksih dok atas penjelasanya. tapi tidak sampai 2 tahun dok, satu minggu yang lalu keluarga saya sudah di panggil yang kuasa.
pesan untuk pengunjung yang lain ” agar waspada terhadap kanker payudara, periksakan sedini mungkin”
terimakasih.
Mas Cahyo makasih atas kunjungan dan masukannya. Betul pemeriksaan dini dan pengobatan segera harus disebar luaskan.
dok,kenalkan saya hani..mama saya kena kanker payudara dan sudah pecah benjolannya hanya saja kaki dan tangannya bengkak dan keluar cairan yang berbau,ootot lehernya tegang sekali sering aku pijiti tapi tetap kencang ototnya seperti kayu..kenapa bisa begitu dok?apakah cairan yang merembes keluar bahaya? apakah bisa penyebaran ke jaringan yang lain kalo cairannya terkena bagian tubuh yang lain? apakah dengan obat jenis heparin bisa menurunkan bengkak pada lengan kiri dan kaki kirinya?terimakasih dok untuk menanggapi surat dari saya..hormat saya,hani
Mbak Hani makasih atas kunjungan dan masukannya. Dari penuturan Mbak maka ibu menderita limfedema yang dapat dilihat di:
http://www.suaradokter.com/2009/03/lymphedemalymphedema/
Obatnya hanya dibalut dengan elastis verban dari tangan ke lengan atas. Biasanya bengkak itu akan berkurang. Heparin tidak akan bermanfaat untuk kelainan ini
terimakasih dok,atas tanggapan dr.hanya saja saya masih bingung harus di bawa kemana mama saya dok? selama ini sudah berobat ke dharmais dengan dokter paliatif artinya dokternya yang ke rumah karena mama saya sudah tidak sanggup mengantri kalo di rs,katanya lututnya gemetar dan lemas..kemarin sempat menggigil kedinginan dok..saya awam sekali dengan penyakit ini,sudah ct scan tapi hasil di ambil drnya,jadi komunikasi kurang jelas,dia malah tanya kenapa perkembangannya lambat sekali kalo di lihat dari december tahun lalu, malahan mami saya di anjurkan untuk patologi ulang dan biopsi ulang karna dari ct scan katanya kurang jelas..tapi mami saya gak mau,trauma katanya kalo harus diambil jaringannya lagi.. saya harus gimana dok ya?sebahaya apa dok kalo sudah bengkak dan cairan merembes keluar dari lengan?mohon tanggapan yang lebih jelas dok,mohon maaf sudah merepotkan.. tapi saya butuh info lebih dok?kalo tegang ototnya apakah boleh dengan mional dok? kalo konsul dg dr di paliatif kurang memuaskan,sekarang ini sdh di kasih mst,morphin dan amitripilin dan banyak lagi dok,dan terakhir kemarin di kasih obat jenis morphin juga dan mahalll sekali dok ampe 2 jt lbh dok?mengapa luka tak kunjung sembuh ya dok padahal sudah pernah kemo ampe 8x,katanya jaringannya sudah banyak yang hidup tapi koq gak kering kering ya dok?mohon maaffff sekali lagi dan terimakasih untuk tanggapan dari dr…
mami saya juga tidak bisa buang air besar dok jadi selama ini sudah di kasih obat yang jenis pelor juga tetap susah,sering mual juga dok,jadi makan 1 sendok muntah lagi sekarang lebih banyak konsumsi bubur atau oat saja dok,apa gak kurang cairan dok?maaf lagi dan terimakasihhhhh banyak dok..
maksih ats ilmu yang bapak berikan smoga bermanfaat bagi orang banyak
Mas Vendi makasih atas doanya. Amin
Perkenalkan Dr. Bahar, sy Feling. Saya mau tanya mengenai kelenjar limfe. Apa benar apabila pada pemeriksaan di daerah ketiak dan ternyata terdapat pembesaran, diindikasikan dgn penyakit jantung? Mohon penjelasannya y dok…
Atas penjelasannya terima kasih Dr. Bahar dan Semoga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi para pembaca semua……
Mbak Feeling makasih atas pertanyaan dan kunjungannya. Pembesaran kgb ketiak tidak berhubungan dengan penyakit jantung. Kgb itu membesar bila terkena infeksi sistemik seperti TBC, infeksi lokal dari dinding dada (bukan jantung) serta tumor kgb itu sendiri.
saya sendiri sedang bingung,kenapa seluruh badan saya sebelah kiri bengkak dan terasa nyeri,padahal sdh cek darah kencing usg semua segala macam tdk ada penyakit,tapi yg spt tsb diatas sy blm tau.apa solusinya ya dok
Mbak Avemarya makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Satu-satunya jalan adalah memeriksakan diri ke dokter ahli penyait dalam Mbak. Mungkin ada yang luput dari perhatian Mbak ketika membaca hasil lab.
dok, saya anik mau konsultasi di ketiak saya ada benjolan pernah priksa ke dokter katanya itu pembengkakan pembuluh balik/limfosit, apakah itu berbahaya lalu apa solusinya ya dok, terima kasih.
Mbak Anik makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Supaya jelas, tolong jelaskan dulu Mbak bemtuk benjolan itu. Berapakah besarnya, jelaskah batasnya, apakah warnanya, sakit atu tidak, sudah berapa lamakah dan yang paling penting umur Mbak berapa.
Terimakasih Dokter atas informasinya, ibu mertua saya umur 65 tahun tidak menderita DM tidak mastektomy, tidak sakit gigi/ infeksi, tidak ada riwayat penyakit kronis lain, kondisi umum tidak terlalu gemuk, berat badan 63 kg tinggi 150 cm, telah menjalani operasi, kemoterapi lengkap dan baru saja radiasi (ke 11 dari perkiraan 20 kali). Jarak waktu dari kemo ke radiasi 3 bulan. Saat ini mengalami kondisi Lymphedema sangat berat di tangan dengan kondisi bengkak besar sampai jari, keras, sebagian kulit mengeras dengan bekas luka seperti luka bakar berwarna hitam sebagian masih berwarna merah muda. Sebelum radiasi tidak terjadi gejala yang menonjol hanya sedikit mengganjal di ketiak, namun setelah radiasi ke 4 sudah ada tanda bengkak sedikit dan sudah disampaikan ke dokter yg menangani tetapi tetap dilanjutkan sampai ke 11. Saat ini radiasi sudah dihentikan. Kami mencoba mencari second opinion dan menemukan situs ini. Saat ini kondisi ibu sangat kesakitan (panas sekali, berat, tidak bisa digerakkan, pegel, kering, rekah, dan sebagian keluar cairan/darah). Kami Mohon saran dokter setidaknya untuk mengurangi rasa sakit sehingga secara emosional / psikologis bisa membantu proses penyembuhannya.
Mas Agus makasih atas kunjungannya. Limfedema ditangan itu biasanya karena gangguan di daerah kelenjar getah bening ketiak. Bisa karena operasi (mohon dikelaskan arti tidak mastektomi tapi operasi) karena kanker (apakah di payudara) ataupun radiasi. Sementara tangan itu dibalut dengan elastis verband (ssd menutup lecet dengan sofratulle atau sebangsanya) dari jari ke ketiak. Kemudian berikan zaldiar 2 kali sehari.