Ekspresi ketakwaan terlihat dalam malu – tayib dan adab.
Bila seorang muslim mengatakan atau mengerjakan sesuatu yang tidak sepatutnya, maka ia harus malu kepada Allah swt., yang Maha Mengetahui; ia harus malu kepada malaikat yang mencatat semua perbuatannya; ia harus malu kepada umat lainnya karena perbuatannya itu mencelakakan dan terutama ia harus malu pada dirinya sendiri dan segera memperbaikinya karena Allah swt.
Tayib berarti bagus, halal dan diridha-Nya. Bila seorang muslim mengerjakan sesuatu ia harus mengambil sumber yang terbaik dan melakukan sesuai dengan hukum-Nya.. Firman-nya, “Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik dan kerjakanlah amal saleh...(Al Mu’minun: 051).
Adab berarti sopan yaitu tatacara yang diinginkan-Nya dalam berkomunikasi dengan-Nya. Maka malu akan menyerang bila shaim melakukan sesuatu yang tidak tayib dan atau dengan cara yang tidak beradab..
Seseorang yang memperoleh takwa akan memperlihatkan malu, tayib dan adab di seluruh aktivitas kehidupannya walaupun terlihat dalam berbagai karat sesuai dengan kedekatannya.
Menggunakan malu, tayib dan adab dalam kehidupan akan menjamin keselamatan dunia akhirat. Keterpaduan manfaat dan kesederhanaannya sungguh membuat kita bersujud kepada-Nya.



0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.