Apa yang bijak Anda kerjakan bila menderita sakit kepala?
Apakah Anda merasa biasa-biasa saja dan membeli obat sakit kepala di warung dekat rumah?
Ataukah Anda terpikir akan tumor otak hingga segera ke dokter?
Sakit kepala adalah nyeri atau sensasi tidak enak di daerah kepala, muka, mulut atau leher yang mengganggu aktivitas bekerja. Ia dapat primer atau disebabkan secara langsung oleh otot atau pembuluh darah dan syaraf di kepala. Atau sekunder karena berbagai penyakit lainnya seperti sinusitis, sakit gigi. sakit mata, tekanan darah tinggi, kencing manis, tumor, perdarahan dlsb.
Sakit kepala primer lazim didapat dan tidak berbahaya sedangkan sekunder sebaliknya, jarang dan berbahaya.
Ada tiga bijak dalam sakit kepala yaitu: 1. memilih obat; 2. merubah pola hidup dan 3. ke dokter pada waktu yang tepat.
Bijak 1. Memilih obat
Pertama sekali: pisahkan sakit kepala Anda dengan migren karena harus berobat ke dokter. Tidak susah mengenanya karena migren adalah sakit kepala pada satu sisi; biasanya ada aura atau Anda sudah tahu sakit itu akan datang; dan sering disusul oleh muntah. Walaupun migren adalah sakit kepala primer, obatnya mengandung berbagai gejala samping.
Bila bukan migren mulailah dengan Parasetamol. Dosis cukup tiga kali sehari 500 mg dengan maksimal 4 gram sehari. Obat ini tidak menyebab iritasi lambung hingga tidak perlu makan dahulu.
Bijak 2, merubah pola hidup.
Tidur yang cepat dan bangun pagi; makan dan minum tidak berkelebihan; jangan minum alkohol dan merokok dan relaksasi tubuh atau melakukan peregangan tubuh terutama otot leher dan tubuh bagian atas secara berkala pada waktu bekerja stasis seperti menghadapi komputer.
Bijak 3, kedokter bila.
Anda menderita migren; tidak emmpan dengan paracetamol; sesudah dua kali lima hari berobat sendiri serta sudah merubah pola hidup Anda tetap saja mendapat serangan; Anda terbangun dari tidur karena sakit kepala; sakit kepala tidak hilang dalam 2-3 hari; sakit kepala lebih sakit di pagi hari; dlsb namun yang terpenting adalah bila Anda ragu akan sumber penyakit sakit kepala ini.
Dari berbagai sumber.


2 respon
Tetap terhubung dengan artikel, langganan RSS untuk komentar artikel ini.
Dokter, ada tidak analgesik non opioid yang tidak bersifat antipiretik dan cukup aman untuk pemakaian jangka panjang (nyeri kanker)?
Ada Mbak. Namanya tramal dari pharos. Makasih atas kunjungan dan masukannya Mbak.