Skip to content


PUSENKAM 8: Kanker otak, 20 tahun bebas penyakit

Tahun 1980an istri teman saya terkena kanker otak. Berobat di Australia dan pulang tanpa harapan. Kemudian saya mendengar bahwa teman itu kawin lagi atas desakan istrinya. Tahun 1990an, kami berkumpul di rumah mereka untuk arisan. Disitu saya mengetahui bahwa istri pertamanya sudah baikan dan mereka hidup serumah bersama. Sampai sekarang, sudah 20 tahun berlalu, tidak ada tanda-tanda rekuren dari kanker otak.

Subhanallah. Allah Seru Sekalian Alam berbuat sekehendak-Nya.

Sembuhkah?

Dari perhitungan statistik, kedokteran mengenal berbagai istilah untuk itu seperti: survival rate, rasio ketahanan hidup, persentase pasien kanker tertentu yang hidup sesudah beberapa tahun; disease-free survival rate, rasio bebas penyakit, persentase pasien kanker tertentu yang bebas penyakit atau tidak memperlihatkan keluhan dan gejala; progression-free survival rate, rasio bebas dari perkembangan, persentase pasien kanker tertentu yang masih menderita kanker tapi bebas perkembangan; dlsb.

Untuk kanker otak, Bethesda Handbook of Clinical Oncology 2001, menyebutkan angka 1-3 tahun untuk median survival yang berarti setengah dari pasien kanker otak akan bertahan hidup dalam 1-3 tahun.

Apakah salah diagnosa?

Tipis sekali kemungkinan itu karena ia sudah diperiksa di berbagai klinik terkemuka di negeri ini dan Australia.

Subhanallah.

Satu hal yang pasti adalah usaha telah dijalankan dengan optimal oleh seseorang yang dikirim-Nya sebagai penyebab kesembuhan. Beban yang berat itu tercatat pada dialog Ibrahim as dengan Allah swt sbb. “Wahai Tuhanku! Dari manakah asalnya penyakit?” “Dari Aku.” “Dari manakah datangnya obat?” “Dari Aku.” “Jika demikian, apa peran dokter?” “Dia adalah orang yang aku kirim dan di tangannya terletak penyebab kesembuhan.”.(Imam Ibn Al-Qaiyim Al Jauziah (penterjemah H.M.A. Saaridinata): Pengobatan Menurut Petunjuk Nabi. Gemagung Ikhitiari, 2002, hal 22)

Satu hal yang tersirat adalah terjadinya evolusi ekspresi genetis yang istri teman dan mudah-an ditutup dengan mutasi. Evolusi menyebabkan menghilangnya ekspresi kanker dan akan menetap bila terjadi mutasi.

Posted in Panutan.

Tagged with , , .


9 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Martha says

    Memang tidak ada yang tau pasti tentang rencana-Nya….

  2. Dokter Bahar says

    Setuju 100% mbak

  3. TTabrani says

    Jalani smua dengan ikhlas sambil berikhtiar dan berdoa..semua dari Allah ada hikmahnya..selalu tawakal pada Allah..

  4. Dokter Bahar says

    Akan saya sampaikan Pak. Malasih atas kunjungan dan masukannya.

  5. phee says

    teman dekat sy terkena kanker otak. sudah tiga tahun ini dia menjalaninya. saya selalu hanya bisa menangis stiap dia sakit kepala hebat, mimisan, ato muntah darah. sy nggak sanggup membayangkan penderitaannya. sy hanya bisa memohon pada Allah untuk cobaan berat ini. sy selalu berharap kejadian di atas juga bisa terjadi pada teman sy. Amiin. sy Cinta Allah. Dia pasti tidak akan mendzalimi hambaNya bukan??

  6. TTabrani says

    teman saya juga spt itu..tapi mrk dan kita orang disekelilingnya harus ikhlas ngejalani smua ini..Allah itu maha Adil..dan sayang dengan hambaNya :)

  7. Dokter Bahar says

    Semoga ya Phee dan TTabrani. Kita tidak mengetahui rencana-Nya. Namun yang pasti Ia Yang Maha Rahman dan Maha Rahim tidak akan menzalimi umat-Nya. Terima kasih ya sudah berkunjung dan memberikan masukan.

  8. Miss Be says

    dok, teman saya kena penyakit kangker otak, namun dya tidak maw ngenganusmsi obat2an karna menrurut nya dya tidak suka obat / bahan kimia, sekalipun tidak dapat menyembuhkan total namun apa yang dapat menyembuhkan ./ menghilangkan rasa nyeri ketika nyeri nya terasa sangat sakit…terimakasih

    • Dokter Bahar says

      Miss Be makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Wah susah menjawabanya bila dia tidak mau minum obat. Ada sejenis obat yang bernama Duiogesic dari Jannsenn yang hanya ditempelkan seperti koyok. Cukup menolong Miss Be



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.