Skip to content


Pusenkam 5: Takwa suatu ekspresi genetis

Protein yang mencitrakan ekspresi genetis adalah konkrit, hitam atau putih tanpa abu-abu. Selanjutnya

Al-Ghazali membagi ekspresi kalbu menjadi tiga yaitu :Nafs Ammarah, nafsu yang selalu menyuruh pada kejahatan (Yusuf: 053); Nafs Lawammah,yang selalu menyesali diri (Al Qiyamah: 002); dan Nafs Mutmainnah yang tenang (Al Fajr: 027). Menurut saya nafs lawammah, mutmainnah dan ammarah adalah ekspresi genetis yang ditentukan oleh protein yang dibuat sesudah kode genetis dibuka.

Dari berbagai batasan takwa dalam firman-Nya saya mengambil surat Al Baqarah: 177 yang berbunyi. ”Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebajikan. Tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah orang yang beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan), dan orang yang meminta-minta; dan (memerdekaan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. (al Baqarah: 177).

Ia dapat disimpulkan dalam 17 butir amal yang terpadu yaitu: 1. beriman kepada Allah, 2. beriman kepada hari kemudian, 3. beriman kepada malaikat-malaikat, 4. beriman kepada kitab-kitab, 5. beriman kepada nabi-nabi, 6. memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, 7 memberikan harta yang dicintainya kepada anak yatim, 8. memberikan harta yang dicintainya kepada orang-orang miskin, 9. memberikan harta yang dicintainya kepada musafir (yang memerlukan pertolongan), dan 10. memberikan harta yang dicintainya kepada orang yang meminta-minta; 11. (memerdekaan) hamba sahaya, 12. mendirikan shalat, 13. menunaikan zakat; 14. menepati janjinya apabila ia berjanji, 15. sabar dalam kesempitan, 16. sabar dalam penderitaan dan 17. sabar dalam peperangan.

17 butir amal dari takwa yang terpadu ini baru dapat disebut sebagai ekspresi genetis bila dilakukan dengan sunnah Rasulullah saw, sebagaimana jawabannya atas pertanyaan Ali bin Abi Thalib ra[i]

Rasulullah saw bersabda, “Makrifat adalah modalku, akal pikiran sumber agamaku, cinta adalah dasar hidupku, rindu kendaraanku, berzikir kepada Allah adalah kawan dekatku, keteguhan perbendaharaanku, duka adalah kawanku, ilmu adalah senjataku, ketabahan adalah pakaianku, kerelaan sasaranku, faqr adalah kebanggaanku, menahan diri adalah pekerjaanku, keyakinan makananku, kejujuran perantaraku, ketaatan adalah ukuranku,berjihad perangaiku, dan hiburanku adalah dalam sembahyang.

Maka ekspresi genetis ketakwaan adalah memberikan harta yang dicintainya kepada orang yang memerlukan pertolongan (butir 10 takwa) karena mencintai orang sesama hamba Allah itu seperti dirinya sendiri (butir 3 sunnah); tanpa berbangga diri (butir 11 sunnah); dengan ikhlas (butir 10); sabar akan ancaman kesempitan akibat kekurangan uang yang diberikan itu (butir 15 sunnah); dan yang paling utama adalah tidak karena ilah (seperti jabatan) selain Allah swt (butir 1).


[i] H Haekal, MH.: Sejarah Hidup Muhammad, Litera Antar Nusa, cetakan ke 27, 2002, hal 214

Posted in Panutan.

Tagged with , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.