Skip to content


Pengobatan alternatif secara umum

dokter dan pengobatan alternatif

dokter dan pengobatan alternatif

Dewasa ini, iklan pengobatan alternatif marak di semua media, menawarkan obat untuk menyembuhkan segala penyakit, baik yang sudah dan terlebih lagi yang belum diketahui penyebabnya oleh kalangan kedokteran. Pancing ini sulit untuk ditolak kaum awam karena dilemparkan oleh selebriti yang didampingi oleh dokter dari insitusi yang kompeten dalam bidang yang diumpankan. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang obat dan kemudahan memperolehnya merupakan daya tarik khusus umpan itu.

Semuanya tumbuh menjadi racun yang menyesatkan dan membodohi masyarakat..

Maka tidaklah mengherankan membaca tulisan Azrul Azwar dalam Kompas 7 April 2005 yang menyitir temuan Susenas bahwa lebih dari setengah (57,7%) penduduk negeri ini melakukan terapi sendiri, 31,7% menggunakan obat tradisional dan 9,8% memilih cara pengobatan tradisional.

Wikipedia menulis bahwa 31% penderita kanker di berbagai negera suatu saat pernah menggunakan pengobatan alternatif dan komplemen.

Walaupun pengobatan alternatif diakui dalam UU 23/92 pasal 47 (1), kompetensi pengobatnya belum diatur seperti di negara maju.

Di Amerika Serikat, klien terlindungi dalam dua hal yaitu finansial dan keamanan. Finansial, klien berhak atas penggantian asuransi pengobatan alternatif. Kemanan, klien berobat dengan healer (penyembuh) yang berpraktik sesuai dengan kompetensinya yang hak karena lulus dari pendidikan formal yang diakui secara hukum. Misalnya, walaupun kiropraktor boleh melakukan manipulasi, ia tidak boleh memberikan obat dan atau melakukan pembedahan karena tidak termasuk dalam kurikulum pendidikan mereka..

Semuanya diatur oleh NIH National Institutes of Health, Pusat Kesehatan Nasional Amerika Serikat, melalui NCCAM – National Center for Complementary and Alternative Medicine, Pusat Pengobatan Alternatif dan Komplemen Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas kompetensi atau kemampuan pengobat alternatif.

Apakah perbedaan antara pengobatan alternatif dan komplemen?

Pengobatan alternatif adalah pengobatan yang berada diluar kedokteran seperti akupunktur. Pengobatan komplemen adalah penggunaan pengobatan alternatif dalam kedokteran seperti akupunktur untu pembiusan. Keduanya dipadukan oleh NCCAM

NCCAM membagi pemgobatan alternatif atas enam kelompok yaitu: terapi energi;. mind-body intervention atau intervensi alam pikiran; manipulasi baik memijit ataupun menggerakkan anggota tubuh; praktik yang didasarkan atas biologi, seperti herbal ataupun bahan kimia dan hayati yang belum lazim digunakan oleh kalangan kedokteran; dan sistem alternatif praktik kedokteran yang melihat dan mengajarkan penyakit dari kacamata yang berbeda.

Pembagian ini tidak sesuai dengan negeri ini.

Saya membaginya atas: 1. pengobatan tanpa tindakan fisik terhadap klien seperti doa, pemindahan penyakit dlsb; 2. pengobatan dengan tindakan fisik terhadap klien seperti dukun patah tulang, bekam dlsb; dan 3. obat minum seperti herbal.

Setiap jenis itu akan saya lihat dari tiga hal yaitu: 1. cara pengobatannya; 2. manfaat; dan 3. mudarat.

Posted in Alternatif.

Tagged with , .


2 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Titah says

    Pengobatan alternatif sebetulnya banyak yang bagus dan masuk akal, hanya promosinya cenderung tidak proporsional (berlebihan ), sehingga membodohi masyarakat. Kalau ditempatkan pada proporsi yang sewajarnya, pengobatan alternatif bisa menjadi pengobatan komplementer yang menunjang kesembuhan.

  2. Dokter Bahar says

    Wah rindu sama Mbak Titah. Memang Mbak beberapa pengobatan alternatif digunakan sebagai komplemen kedokteran misalnya visualisasi sebagai bagian dari relaksasi untuk pengobatan anxiety. Makasih Mbak atas kunjunngan dan masukannya.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.