Walaupun lebih mudah meraba tumor dalam sararidi, secara berkala kulit
payudara harus diperhatikan dengan seksama.
Kenapa?
Karena kanker payudara dapat terjadi tanpa tumor yang teraba. Perlu diketahui bahwa tangan hanya dapat mengenal tumor seukuran lebih dari 1 cm.
Dalam keadaan ini kulit dapat menjadi petunjuk dini.
Dua kelainan kulit yang sering tercampur adukkan adalah peau d’orange
(gambar 1) dan retraksi kulit (gambar 2).
Sama-sama menunjukkan keganasan (walaupun retraksi kulit tidak selalu) keduanya berbeda dalam sifat dan kejadiannya.
Ligamen Cooper diperlihatkan oleh gambar 3. Ia terletak diantara dermis dan subkutis gambar 4 . Fungsinya adalah menunjang payudara yang lebih menonjol di usia muda.
Peau d’orange atau gambaran kulit jeruk terjadi karena metastasis pada saluran limfe kulit yang menyebabkan bendungan hingga bagian tersebut akan menonjol karena bagian yang lain tertahan oleh ligamen Cooper. Dalam sistem TNM ia adalah T4 suatu metastasis kulit pada stadium lanjut. Bila disertai dengan tanda-tanda inflamasi seperti kemerahan ia disebut inflammatory breast cancer
Dalam hal ini ia harus dibedakan dengan mastitis (radang payudara) ataupun abses payudara (gambar 5).
Retraksi kulit terjadi karena ligamen Cooper tertarik oleh suatu keganasan atau infeksi ataupun trauma.
Membedakannya penting karena cara pengobatannya sangat berbeda. Peau d’orange dimulai dengan biopsi; inflammatory breast cancer, antibiotika; abses, insisi dan drenase; retraksi kulit, diagnosa.








0 Responses
Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.