Skip to content


Ketidaklayakan dalam Wikipedia

Bisakah kita bertoleransi terhadap pemajangan gambar Muhammad saw di Wikipedia. Gambar yang memperlihatkan seseorang tanpa muka sedang menghadap Kaabah itu dilukis oleh Siyer-i Nebi dan tersimpan di Topkapı Sarayı Müzesi, Istanbul.

Dasar toleransi Islam adalah firman-Nya dalam surat Al Kafirun: 006 yang berbunyi, ”Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku”.

Batasannya terbaca dalam berbagai firman-Nya antara lain:

Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya… (Al A’raf: 13). Toleransi bagi Iblis untuk tinggal di surga sampai ia memperlihatkan ketidaklayakannya.

“Mengapa kamu tidak mau memakan (binatang-binatang yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, padahal sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya… (Al An’am: 119). Toleransi bagi manusia dalam kedaruratan.

Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (Al Baqarah: 280). Toleransi bagi manusia dalam kesukaran.

Rasulullah Muhammad saw., mencontohkan toleransi dalam Islam ketika mengampuni semua penduduk Makkah ketika kota itu menyerah tanpa syarat. Bandingkan dengan pendudukan-pendudukan lain dalam sejarah dunia sampai sekarang. Dari berbagai ragam puasa sunat ia memilih Senen Kamis. Dari Aisyah ra, ia mengatakan, ‘Sesungguhnya Nabi saw., memilih Senin dan Kamis.

puasa

buka

buka

puasa

buka

buka

buka

Senen

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Minggu

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Minggu

Senen

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Minggu

Senen

Selasa

Kamis

Jumat

Sabtu

Minggu

Senen

Selasa

Rabu

Jumat

Sabtu

Minggu

Senen

Selasa

Rabu

Kamis

Sabtu

Minggu

Senen

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Minggu

Senen

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

Dari tabel terlihat nahwa Senin Kamis tidak akan bersinggungan dengan Minggu, hari besar Kristen dan Sabtu, Yahudi.

Abu Bakr ra, Khalifah pertama Islam mencontohkan toleransi dalam Islam ketika memerangi kelompok yang tidak mau membayar zakat. Dalam suatu rapat dengan para sahabat, Abu Bakr ra berkata, ”Demi Allah, orang yang keberatan menunaikan zakat kepadaku, yang dulu mereka lakukan kepada Rasulullah Sallalahu alaihi wasallam, akan kuperangi.” [i]

Umar Ibnul Khattab ra, Khalifah kedua sesudah Abu Bakar mencontohkan toleransi dalam suratnya kepada penduduk suatu kota dalam rangkaian penaklukan Jeruzalem.

Lengkapnya:

Bismillahir-ramanir-rahim. Inilah jaminan yang telah diberikan oleh hamba Allah Umar Amirulmuminin kepada pihak Aelia: Jaminan keselamatan untuk jiwa dan harta mereka, untuk gereja-gereja dan salib-salib mereka, bagi yang sakit dan yang sehat dan bagi kelompok agama yang lain. Gereja-gereja mereka tidak boleh ditempati atau dirobohkan, tak boleh ada yang dikurangi apapun dari dalamnya atau yang berada dilingkungannya, baik salib mereka atau harta benda mereka atau mengganggu siapapun dari mereka. Mereka tak boleh dipaksa dalam hal agama mereka atau mengganggu siapapun dari mereka …

Segala apa yang ada dalam surat perjanjian ini, merupakan janji dengan Allah, dengan jaminan Rasul-Nya, para khalifah dan jaminan orang-orang beriman, kala mereka sudah membayar jizyah yang menjadi kewajiban mereka.

Ditandatangi oleh Umar dan disaksikan oleh Khalid bin Walid, Amr bin As, Abdur-Rahman bin Auf dan Mu’awiyah bin Abi Sufyan[ii]

Toleransi juga merupakan ciri abad keemasan Islam. Abad ke 13, di rumah sakit Qalawun, Kairo dengan 8000 pasien, ikut bekerja kaum Kristen dan Yahudi.

Maka sebelum menjawab bisakah kita mentorerir gambar diatas, saya tambahkan pesan Muhammad saw kepada keponakan dan menantunya Ali bin Abi Thalib ra.

Pesan itu adalah:

Makrifat adalah modalku, akal pikiran sumber agamaku, cinta adalah dasar hidupku, rindu kendaraanku, berzikir kepada Allah adalah kawan dekatku, keteguhan perbendaharaanku, duka adalah kawanku, ilmu adalah senjataku, ketabahan adalah pakaianku, kerelaan sasaranku, faqr adalah kebanggaanku, menahan diri adalah pekerjaanku, keyakinan makananku, kejujuran perantaraku, ketaatan adalah ukuranku, berjihad perangaiku dan hiburanku adalah dalam sembahyang.

(Muhammad saw, ketika ditanya Ali bin Abi Thalib ra mengenai sunahnya)[iii][iv]

Akhirnya marilah kita menjawab adakah ketidaklayakan dalam penggambaran ini?

Menurut saya tidak layak karena bagaimana mungkin melukiskan seorang tokoh nomor satu dunia dalam hampir semua bidang kehidupan. Ia adalah ahli filsafat, orator, rasul, pembuat undang-undang, prajurit, panglima perang, penemu ide-ide, orang yang mengembalikan dogma nasional, seorang kultus tanpa bayang-bayang, dan pendiri 20 kerajaan dunia.[v] [vi]

Seandainya itu bisa bagaimana pula menggambarkan sosok itu dalam kepribadian yang diutarakannya kepada keponakannya?

Bagaimana memerangi ketidaklayakan ini? Untuk itu marilah kita mengingat firman-Nya yang berikut ini:

“… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Al Baqarah : 216)

Menurut saya hal ini adalah peluang emas untuk penyebaran Islam. Maka marilah kita berjihad memeranginya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Bagi saya adalah memenuhi dunia maya ini dengan tulisan mengenai junjungan kita Rasulullah Muhammad shalla’Lahu ‘alaihi wa sallam.

Semoga Allah melimpahkan rakhmat dan kesejahteraan atasnya


[i] Haekal, Abu Bakr hal 88-89

[ii] Haekal, Umar bin Khattab hal 312-313

[iii] Haekal, MH.: Sejarah Hidup Muhammad, Litera Antar Nusa, cetakan ke 27, 2002, hal 214*

[v] Hart,M.H., Soetrisno,E.: 50 Tokoh yang Paling Berpengaruh, Intimedia Ladang, Jakarta, hal 1.

[vi] Lamartine: Histoire de la Turqui, dikutip dari Jamil Ahmad: Seratus Muslim Terkemuka, Firdaus, Jakarta, cetakan ke 6, 1996, hal 7

Posted in Panutan.

Tagged with , , , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.