Skip to content


Kenapa harus segera?

Kenapa harus datang cepat? Toh kanker juga

Apa sih keuntungannya bila datang cepat? Obatnya kan sama mahalnya.

Wah, pandangan ini sangat keliru karena pengobatan KPD stadium dini lebih efektif dan efisien dari stadium lanjut. Efektif karena waktu pengobatan lebih cepat. Efisien karena armamentorium yang digunakan terbatas.

KPD adalah kanker stadium 1 dimana ukuran tumor 0 sampai 2 cm, kelenjar getah bening (KGB) axilla tidak teraba atau hanya teraba disisi yang sama dan metastasis tidak ditemukan

Nanti terlihat bahwa bertambah dini bertambah efektif dan efisien pula pengobatan.

Dari sisi assessment sudah terhemat biaya untuk pemeriksaan USG hati dan bone survey dalam pencarian tanda-tanda metastasis di tulang dan hati

Pengobatan KPD dini

Pengobatan KPD dini

Mastektomi radikal atau modified

Langkah pertama pengobatan KPD dini adalah Mastektomi radikal adalah pengangkatan seluruh payudara dengan rantai KBG axilla dengan batas vena axilla en bloc.

Operasi ini tidak seperti yang diperkirakan kalangan ramai.

Untuk mengatasi hematoma atau penumpukan darah akibat rembesan, dipasang dren atau pipa. Biasanya perdarahan dari dren akan berkurang pada hari ke 2 pasca bedah dan rata-rata pasien pulang pada hari ke 4.

Hari ke 7, pasien kontrol dan hasil pemeriksaan jaringan sudah selesai.

Terbaca: 1. Morfologi (jenis kanker) seperti ductal carcinoma, lobular carcinoma, medullary carcinoma, mucinous carcinoma, tubular carcinoma dlsb. Kadang-kadang ditemukan juga kanker yang tidak berasal dari kelenjar payudara seperti angiosarcoma dari pembuluh darah dlsb

2. Sifat dalam jenis yang diatas, seperti invasif (sudah menembus) ductal carcinoma atau tidak.

3. Ada atau tidaknya, sel kanker yang sudah melakukan invasi (invasif) ke dalam pembuluh baik darah ataupun limfe

4. Grading tumor, gambaran kanker, apakah selnya masih teratur atau tidak sama sekali. Grading dinilai dalam skala 1 – 4.

5. Jumlah KGB dan berapakah diantaranya yang mengandung kanker

6. Profil hormon yaitu estrogen receptor (ER) progesteron receptor (PR).

Ke enam hasil ini berperan dalam menentukan apakah pengobatan akan dilanjutkan dengan terapi ajuvan atau tidak.

Terapi ajuvan

Terapi ajuvan adalah pengobatan untuk membasmi sisa-sisa sel kanker dalam tubuh. Tiga modalitas dapat dipergunakan yaitu: 1. kemoterapi; 2. hormon dan radiasi.

Pemilihannya tergantung atas umur apakah premenopause (<50 tahun) atau postmenopause (>50 tahun) yang menentukan sifat keganasan. Kanker pada golongan premenopause bersifat lebih ganas dari post menopause hingga kemoterapi lebih diutamakan. Sebaliknya kanker golongan menopause lebih respons atas pengobatan hormon.

Pasien yang tidak memerlukan terapi ajuvan adalah kelompok yang bebas dari KGB mengandung metastasis serta beresiko rendah. Selain KGB tidak mengandung kanker, resiko rendah lainnya adalah:

1. Beberapa jenis kanker seperti lobular carcinoma dan medullary carcinoma.

2. Tidak invasif

3. Tidak melakukan invasi (invasif) ke dalam pembuluh baik darah ataupun limfe

4. Grading tumor 1 dan 2

5. ER + dan PR +.

Biasanya KPD stadium 1 dimana tumornya < 2 cm dan KGB tidak teraba, tidak memerlukan terapi ajuvan.

Pasien yang memerlukan terapi ajuvan adalah sebaliknya yaitu KGB mengandung metastasis ataupun tidak tetapi beresiko tinggi seperti

1. Ductal carcinoma

2. Invasif

3. Melakukan invasi (invasif) ke dalam pembuluh baik darah ataupun limfe

4. Grading tumor 3 dan 4

5. ER – dan PR -.

Berdasarkan itu maka:

Premenopause dengan KGB +

Premenopause dengan KGB + mendapat kemoterapi ajuvan

Kemoterapi: first line dan multipel, 6qw3 (enam siklus setiap 3 minggu) dengan istirahat setiap w4 (minggu ke empat)

Premenopause dengan KGB –

Premenopause dengan KGB – dipilah atas kelompok B. (low risk) resiko rendah dengan C. high risk (resiko tinggi)

Resiko rendah

KPD dini, premenopause dengan resiko rendah hanya membutuhkan observasi.

mereka adalah:

· T1, tumor <2 cm

· Patologi: tumor grade 1 -2

· Estrogen receptor (ER) +

· Progesteron receptor (PR) +

Resiko tinggi

KPD dini, premenopause dengan resiko tinggi membutuhkan kemoterapi ajuvan

Mereka adalah

· T2, tumor>2 cm

· Patologi: tumor grade =>3

· ER -, PR -

Post menopause dengan KGB -

Seperti premenopause, postmenopause dengan KGB – dipilah atas atas kelompok B. (low risk) resiko rendah dengan C. high risk (resiko tinggi) dengan terapi yang sama.

Resiko rendah

KPD dini, post menopause, KGB – dan resiko rendah hanya membutuhkan observasi.

Resiko tinggi

KPD dini, postmenopause, KGB – dan resiko tinggi membutuhkan kemoterapi ajuvan

Postmenopause dengan KGB +

KPD dini, postmenopause dengan KGB + dipilah berdasarkan profil hormon.

ER – dan PR -

Postmenopause dengan KGB +, ER – dan PR -

KPD dini, postmenopause, KGB +, ER – dan PR – mendapat kemoterapi ajuvan.

Kemoterapi: first line dan multipel, 6qw3 (enam siklus setiap 3 minggu) dengan istirahat setiap w4 (minggu ke empat)

ER + dan PR +

Postmenopause dengan KGB +, ER + dan PR +

KPD dini, postmenopause, KGB +, ER – dan PR – mendapat terapi ajuvan yaitu

Hormon: first line, selama dua tahun.

Posted in Onkologi, Payudara.

Tagged with , , , , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.