Skip to content


TBC Payudara

TBC Payudara, adalah suatu penyakit non-neoplasma. Jarang ditemukan tetapi kadang-kadang sukar dibedakan dengan kanker payudara terutama pada pemeriksaan frozen section, potong beku yang dilakukan pada saat operasi. Bila hasilnya keganasan akan dilanjutkan dengan mastektomi radikal dan bila tidak luka operasi ditutup.

Keraguan dalam mamogram saya temukan ketika dua orang wanita separuh baya masuk ke poli onkologi rumah sakit tempat saya berpraktek. Dua-duanya berjilbab dan sepertinya mereka kakak beradik.

Dokter (D): Silakan duduk Ibu-ibu.

Pada status di atas meja tertulis nama pasien: Ny. Pulan (bukan nama yang sebenarnya – kemudian disebut “P”), umur 30 tahun.

D : Siapa yang sakit Bu?

P : Saya Dok.

D : Nyonya Pulan?

P : Betul Dok.

Saya melihat seorang lagi matanya sembab. Saya mengangguk dan tersenyum. Ia membalas. Saya melihat bertanya kepada Ibu yang di sebelah Ny. Pulan (PP).

PP : Oh.. saya kakaknya Dok.

D : Oh, baik benar Ibu mau mengantarkan adiknya. Jarang begini zaman sekarang ini.

PP : (senyum) Adik saya dari luar Bandung Dok.

Saya tersenyum dan melihat ke Ny. Pulan.

D : Ada yang bisa saya bantu Bu?

P : Saya kanker payudara Dok!

D : Tahu dari mana Bu?

P : Mamografi Dok.

Sang kakak memberikan amplop yang bertuliskan Mammography

D :( melihat Ny. Pulan) Oh, ada benjolan di payudara Bu?

P : Ada Dok.

Ny. Pulan membuka amplopnya …

D : Tunggu ya Bu, saya periksa dulu. Tumornya sakit Bu?

P : Ya Dok.

D : Oh ya. ada keluarga yang sakit kanker payudara Bu?

P : Nggak ada Dok.

D : Kapan haid pertama kali Bu?

P : SMP kelas 3 Dok.

D : Kawin umur berapa Bu?

P : 21 tahun Dok

D : Anak?

P : Tiga Dok.

D : Bu, silakan masuk ke dalam!

Ny. Pulan masuk dan suster membantu membuka bajunya.

Saya membaca hasil mamografi dan tertulis antara lain ditemukan kalsifikasi serta curiga ganas

S : Udah Dok.

Saya masuk ke balik skrem dan memeriksa. Ada tumor sebesar bola pingpong, di dekat puting susu, keras seperti batu dan batas tidak begitu tegas. Kelenjar getah bening di ketiak tidak teraba.

D : Ya udah pakai baju kembali ya, Bu. Eh, Dokternya bilang apa Bu?

P : Yang mana Dok?

D : Yang memfoto Ibu.

P : Oh, katanya sih mau dikirim ke ahli bedah tapi yah harus USG dulu.

D : Kenapa Ibu tidak mau?

P : (meringis) Sakit Dok!

Kembali kami duduk bertiga. Suster keluar mengambil sesuatu.

PP : Stadium berapa Dok?

D : Kalau kanker stadium I, T2, tumornya kurang dari 4 sentimeter; N0, kelenjar ketiak tidak teraba dan Mx, metastasis belum diperiksa.

P : (Ny. Pulan harap cemas) Kenapa “kalau” Dok?

D : Menurut saya bukan…

P : Tapi kan sudah mamografi?

D : Mamografi kan bisa salah Bu.

Saya kembali memperhatikan mamogram. Macrocalcification, bayangan putih perkapuran itu sangat jelas dan pasti bukan microcalcification pertanda keganasan. Mungkin karena masih muda, baru 30 tahun, mamografi menjadi sulit.

P : Kenapa bisa salah Dok?

D : Itu kan tergantung alatnya Bu.

P : (menggeleng) Mubazir. Kalau bukan kanker, apa kira-kira Dok?

D : Mungkin TBC Bu.

P : Dok (melihat tajam) itu kan batuk darah?

D : TBC bisa dimana saja Bu sejak kulit sampai usus apalagi payudara.

P : Menular Dok?

D : Hanya bila dia nyangkut di paru-paru.

PP : Apa perlu USG Dok?

D : Lho pan sakit.. (senyum)

PP : Kalau perlu ya harus kan!? (melihat Ny. Pulan)

D : Nggak usah Bu.

P : Kenapa Dok?

D : Ini sudah jelas Bu. Padat. USG itu untuk melihat apakah ada cairan.

P : Jadi apa baiknya Dok?

D : Kalau Ibu setuju, saya akan mengangkat tumor ini. Namanya eksisi.

P : Biopsi Dok?

D : Ya Bu, untuk memastikan penyakitnya.

PP : Nggak pakai jarum saja Dok?

D : Itu namanya FNAB Bu, fine needle aspiration biopsy atau biopsi dengan jarum. Apapun hasilnya, usul saya tetap Bu. Eksisi.

P : Mubazir dong Dok?

D : (senyum) Kurang lebih Bu.

P : Kenapa?

D : Begini Bu. Katakanlah kita ambil dengan jarum. Tumornya ditusuk-tusuk dan cairannya diambil lalu dikirim ke laboratorium. Hasilnya tiga hari kemudian. Hasil itu bisa jinak atau ganas ataupun TBC seperti dugaan saya. Bila jinak memang tidak perlu diangkat tetapi Ibu harus kontrol teratur karena umur ibu sudah memasuki usia kanker…

P : Maksudnya Dok?

D : Faktor resiko kanker diatas umur 40 tahun itu 10 kali lipat dibandingkan dengan pasien berumur 20 tahun. Artinya bertambah tua bertambah mungkin pula ia menderita kanker.

P : Hasilnya kan jinak Dok?

D : Ya, tetap saja harus waspada kan?

P : Kalau ganas Dok?

D : Ya payudara ibu harus diangkat semuanya. Masih dini dan dapat sembuh.

P : Kalau TBC?

D : Tumor harus diangkat kalau tidak…

P : Kalau tidak Dok?

D : Wah di payudara ibu akan tumbuh bisul.

Dua Ibu berpandang-pandangan

P : Jadi gimana baiknya Dok?

D : Eksisi aja Bu. Hanya tumornya saja. Bila memang TBC, Ibu harus makan obat selama 6 bulan.

Pasien menjalani operasi dan hasilnya memang TBC. Sampai sekarang ia teratur makan obat.

Posted in Onkologi, Payudara.

Tagged with , , , , , , , .


96 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Nova says

    Dok saya tanya lagi ya…. bta itu periksanya seperti apa?anak saya sudah di mantoux hasilnya negatif, Dok kalau saya kan positif TB payudara,otomatis Tb paru juga?? kalau Tb paru pasti batuk darah atau tidak dok? trims.

    • Dokter Bahar says

      Mbak Nova makasih atas kunjunannya kembali. BTA itu adalah basil tahan asam yaitu sebutan untuk kuman TBC dan diperiksanya pada daha. Kalau Mantoux negatif, berarti bebas TBC. Sedangkan TBC payudara memang berasal dari paru-paru tetapi parunya bisa tidak memberikan gejala. Dan batuk darah itu adalah gejala TBC patu yang sudah lanjut.

  2. yusi says

    Selamat Malam Dok,

    Saya tinggal dijakarta, kalo saya mau konsultasi ke dokter dimana saya bisa ketemu dokter untuk konsultasi ?

    • Dokter Bahar says

      RS Siaga Raya Pejaten Pasat\r Minggu, Selasa dan Jumat jam 1000-1200

  3. yusi says

    Dok, saya wanita usia 42 thn, dari payudara saya seluar cairan berwarna kuning, kadang bening kadang kuning keruh. Seringkali payudara saya tersa gatal disekitar puting dan jika saya urut2 dari puting akan keluar cairan kuning. Saya pernah konsultasi ke dokter kandungan dan dia meminta saya tes prolaktin (hasil tes nya 42,39. Menurut dokter tersebut kemungkinan di kepala saya ada semacam tumor.
    Pertanyaan saya dok, apa benar saya menderita tumor di kepala ? Sementara menurut teman saya dia mengalami hal yang sama ternyata penyakitnya adalah tb payusara dan saat ini teman saya sudah sembuh dari penyakit tersenut. Tolong beri saya penjelasan dok

    • Dokter Bahar says

      Mbak Yusi makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Umur 42 tahun dengan nipple discharge atau keluar cairan dari putring memelrukan pemeriksaan menganai apakah disitu (payudara) ada tumor dan biopsi untuk menentukan sifatnya,

  4. yusi says

    Terima kasih dok, besok saya akan ke RS Siaga untuk konsultasi ke dokter

  5. Akhmad Khisni says

    dok istri saya positif kena TBC payudara dan udah dioprasi/diangkat trus sekarang masih menjalani pengobatan di BP4 udah 5 bulan. tapi istri sekarang merasakan ada benjolan kecil (sebesar biji kacang ijo) apa itu bisa tumbuh lagi TBC payudaranya? terima kasih.

    • Dokter Bahar says

      Mas Akhmad makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Seperti halnya penyakit lain, TBC dapat kambuh lagi. Nah di payudara masalahnya apakah benjolan yg tumbuh itu memang TBC atau bukan. Untuk itu sebaiknya Mas mengunjungi ahli bedah onkologi yg lain untuk pendapat banding

  6. era says

    assalamu’alaikum dok.
    Saya era,baru saja saya dpt kabar ibu saya positif tbc payudara. Bagaimana cara mengatasinya?

    • Dokter Bahar says

      Mbak Era makasih atas kunjungannya. Obatnya adalah makan obat selama kira2 6 bulan.

  7. Alicia Fox says

    Good share! a book mark to this text was provided by Christian Dillstrom – you are doing a sweet job as mobile & social media marketing high priest is pointing towards you?

  8. Tresia says

    mt pagi dok.
    saya berumur 32 thn.keluarga tdk ada riwayat TBC,sy menikah di umur 28 thn,anak kedua sy berumur 1 thn 11 bulan.sy hanya menyusui 2 bulan krn bekerja.
    di payudara kanan saya ada benjolan,setelah dibiopsi FNAB hasilnya : FNAB pada tumor payudara kanan kuadran atas beberapa kali mikroskopik sediaan-sediaan hapus terdiri dari beberapa kelompok sel-sel epitel duktuli uniform dengan sebaran sel-sel bipolar,banyak sel-sel radang PMN,histiosit,makrofag dan sel-sel epiteloid tersusun dalam granuloma,sel-sel datia langhans dan latar belakang debris seluler.Tampak juga fibril jaringan ikat.
    Kesimpulan :Mastitis TBC dengan infeksi sekunder.
    sy berobat di kota X,kata dokter,sy harus minum obat selama 6 bulan.sekrang sy di Manokwari,Papua,disini tdk ada dokter bedah onkologi.Payudara saya sekarang timbul kemerahan dan nyeri,ada pula yang berwarna keunguan.sy harus bagaimana dok?apa harus dioperasi?Obat yg dikasih dokter rifampicin 600mg 1×1, tehambutanol 500mg 2xi, INH 300mg 2×1.sy selalu rajin minum dan tdk pernah bolos selama 1 bulan ini.
    Mohon petunjuk dari dokter..Trimaksh

    • Dokter Bahar says

      Mbak Tresia, obat itu sudah benar. Lanjutkan saja sampai 6 bulan dan kontrol cukup di Puskesmas.

  9. Tresia says

    Mt siang dok,

    Trimakasih byk buat waktu luang dokter utk membalas keluhan sy.
    Dok, masalahnya dari benjolan kemerahan yang mucul dipayudara saya, tengahnya ada seperti cairan dan terasa perih jika terkena kain/baju.apakah spt penjelasan dokter diatas, apa dipayudara saya ini timbul bisul?bgm jika pecah dok?bgm sy harus merawatnya?apa tdk apa2 kalau sy memakai BH?

    Mohon petunjuk dokter…smoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberkati dokter sekeluarga… Terimakasih

    • Dokter Bahar says

      Mbak Tresia makasih atas kunjungannya. Sebaiknya Mbak berobat ke dokter bedah onkologi.

  10. nova adhi says

    Dok saya ga teraatur mnm obat tb nya cuman 4 bln, tapi payudara saya sdh lembek lagi dok,gmn dok apa saya tetep terusin obatnya?? Sdh keputus 11 bln , hrs dari awal lagi ??

  11. dina says

    salam kenal dok…..
    saya dina, sekitar 3 minggu yg lalu saya operasi pengangkatan benjolan di payudara kiri dekat puting,lalu seminggu yang lalu keluar hasil lab yaitu mastitis tuberculosa sinistra dan dokter mengatakan saya harus berobat TBC selama 6 bulan.saya kaget mendengar hasilnya karena saya tidak punya keluarga yang menderita penyakit TBC. Yang ingin saya tanyakan apakah penyakit saya menular? terutama bagaimana dengan suami dan anak saya, pencegahan apa saja yang harus saya lakukan dirumah? masih bolehkan saya berciuman dengan suami selama masa 6 bulan pengobatan saya? yang saya tau orang dengan penyakit TBC tidak boleh menggunakan wadah makan dan minum yang sama dengan orang lain. saya dan suami berencana memiliki anak lagi dalam waktu dekat ini, apakah boleh?
    saya mohon jawabannya……..terima kasih dok..

    • Dokter Bahar says

      Mbak Dina makasih ya. TB payudara sering ditemukan. Tentu ada penyebabnya yaitu sebaran kuman yg terhirup dan terjadi TB paru. Kemudian TB paru sembuh atau tidak terdeteksi dan sampailah dia di payudara. Berobat sajalah Mbak pasti sembuh

  12. desi says

    salam kenal dok.
    saya desi umur 37 thn.dibawah ketiak saya ad benjolan, kata dokter bedah cuma kelenjar biasa.tp rasanya pegal,puting ditengah juga kadang2 kalo ditekan sakit, kadang tidak.saya sdh mamografi.hasilnya tidak ap2.tapi saya terganggu dengan ini.kenapa ya dok? ap ini gejala kanker atau bukan.saya bisa berobat ke dokter di rs mana? saya tinggal di bandung.terimakasih

    • Dokter Bahar says

      Mbak Desi saya praktek di Klinik Jaya Abadi jl Buah Batu 254 Bandung. telp 7311012

1 2



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.