Skip to content


Sel Organ Sistem

sistem pengembangbiakan

Sistem Pengembangbiakan

Sel adalah tempat dimana terjadi neoplasia.

Organ dari sistem adalah lokasi kanker atau sarkoma.

Sel adalah unit terkecil dari tubuh dan manusia mempunyai 100 triliun sel. Ia disebut unit karena secara umum mempunyai berbagai fungsi antara lain:

1. Pertumbuhan cel dan metabolisme;

2. Pembentukan sel baru dan;

3. Sintesa protein.

Selain itu ia melakukan fungsi khusus dari sistem di tempat ia ditugaskan. Misalnya sel yang mengatur penyimpanan Oksigen dan pengeluaran Karbondioksida.

Dilihat dari muara, manusia memiliki berbagai sistem yang bekerja secara terpadu seperti kardiovaskuler, pernapasan, pencernaan, pengembangbiakan dlsb. Untuk mengerjakan fungsinya, sistem dibantu oleh organ, alat tubuh yang juga bekerja secara terpadu. Misalnya di tatanan tubuh wanita (lihat gambar) payudara adalah organ atau alat tubuh di dalam sistem pengembangbiakan dan berfungsi sebagai biro logistik air susu ibu. Ia tumbuh dan berkembang di usia remaja, bersama dengan alat lainnya seperti rahim dan indung telur (ovarium). Indung telur membuat sel telur (ovum) dan mematangkannya. Rahim tumbuh untuk menampung sel telur yang sudah matang. Mulut rahim menebal dan berlendir. Payudara memadat. Semuanya bersiap untuk pembuahan. Bila tidak terjadi semuanya luruh bersama menstruasi. Bila hamil, mulailah kesibukan pembuatan air susu yang harus tuntas untuk disalurkan disaat sang bayi dilahirkan.

Setiap organ dilengkapi pula dengan jaringan dimana sel tersusun dalam matrix atau kerangka. Dalam keadaan normal, sel itu sesuai dengan jaringan dan organ tertentu. Bila tidak ia akan mati.

Sel pertama dalam setiap tubuh manusia berisikan deoxyribonucleic acid ( DNA), suatu bahan genetik yang memuat program induk pembuatan protein untuk aktivitas sel. Dengan demikian ialah yang menentukan fungsi setiap sel dan pada akhirnya fungsi keseluruhan tubuh. Dalam pertumbuhan manusia kopian DNA dikirim kesetiap penjuru tubuh dengan instruksi yang jelas untuk membelah diri, tumbuh dan berkembang seraya melakukan berbagai tugas khusus.. Karena berbeda tugasnya maka sel yang dikirim ke jaringan dan organ tertentu seperti hati tidak dapat tumbuh di tempat lain seperti rahim. Sel yang salah alamat itu akan mati. Namun, untuk dapat berfungsi ia harus memecah diri membentuk Ribonucleic acid (RNA) suatu program aplikasi. Tanpa RNA, DNA akan idle, tidak berfungsi.

Tidaklah sulit memahami bahwa kelainan DNA dan/atau RNA akan menyebabkan cacat program dengan munculnya berbagai error atau kesalahan dalam pengorganisasian bentuk dan susunan sel.

Sel kanker baru muncul bila terjadi kebocoran di semua sistem pengawasan pembelahan sel yang akan dibicakan dalam artikel tersendiri.

Posted in Onkologi, Umum.

Tagged with , .


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.