Ciri dari sel kanker adalah tumbuh yang abnormal. Tumbuh dilakukan dengan mitosis yaitu membelah diri. Berubah secara permanen dengan mutasi. Semuanya diatur oleh DNA dan RNA.
Dalam keadaan normal, sel lazimnya berada di fase atau masa G0 (zero growth = tidak ada pertumbuhan). Stabilitas G0 dipertahankan secara konsisten melalui empat fase yaitu:
1. G1 (first growth = pertumbuhan pertama);
2. S (Sintesis);
3. G2 (second growth) dan;
4. M (mitosis - pembelahan sel).
Bila G0 membutuhkan, apakah untuk mengganti sel yang mati atau kehilangan sel akibat luka, ia mendapat pasokan sel dewasa normal dari G1 sesudah lolos seleksi di pintu masuk R (restriction point = titik hambatan). Pasokan G1 berasal dari pembelahan di M, atas sel yang sudah dilengkapi dengan DNA, program kehidupan di S dan Ribonucleic Acid atau RNA sistem pengoperasiannya di G2 sesuai dengan kebutuhan jaringan dan organ yang membutuhkan.
Gen supresor seperti p53 adalah pengawas di setiap fase siklus. Sel dengan DNA normal diizinkannya menuju fase berikutnya sedangkan yang abnormal dimasukkan dalam program kematian sel. p53 baru bisa dilewati oleh sel kanker bila terjadi mutasi atau perubahan menjadi permanen.
Di tengah kesibukannya masing-masing, mereka saling berhubungan melalui pesan kimia yang disampaikan ke gen. Bila yang disampaikan adalah sinyal pertumbuhan, maka gen yang bersangkutan mematuhinya sambil mengaktifkan proto-oncogenes untuk mengawasi pertumbuhan. Bila proto-oncogenes bermutasi menjadi oncogenes, maka terjadilah pembelahan yang berkelebihan tanpa menghiraukan jaringan sekitarnya.
Munculan sel kanker ini meresahkan lingkungan sekitarnya, yang disikapi dengan mengaktifkan gene supresor untuk ikut mengawasi pertumbuhan. Bila ia bermutasi pengawasan akan gagal, sehingga pembelahan yang berkelebihan berlanjut, tanpa menghiraukan jaringan sekitarnya.
Selain itu ada faktor umur. Sel mempunyai masa hidup kira-kira 40 kali pembelahan sesuai panjang telomeres di DNA yang memendek di setiap pembelahan. Sel kanker menghasilkan telomerase yang memperpanjang kehidupannya sehingga ia kekal dan tidak berhenti melakukan pembelahan sel.
Mutasi proto-oncogenes menjadi oncogenes, gene supresor, p53 dan deaktivasi telomeres oleh telomerase mengakibatkan sel kanker berkembang dan akan menyebar ke segala penjuru tubuh.




Melanjutkan pertanyaan saya di blognya dr. Didi, bagaimana kehamilan dengan kanker payudara dok ? Bagaimana penanganannya ? Terima kasih
Salam Dok
Mau minta tolong, Dok.. Ada tidak kenalan dokter yang spesialis obgin, anak, atau bedah yang belum dapat kerja tetap dan mau bekerja di RS kami di Kalimantan Timur. Info selengkapnya bisa lihat di situs http://www.blogdokter.co.nr
Anny, keadaan itu disebut dengan PABC (pregnancy associated breast cancer). Dahulu kita selalu mengusulkan pengakhiran kehamilan. Sekarang berbeda. Stadium dini dilakukan mastektomi radikal. Stadium lanjut operasi tidak boleh dilakukan. Pada trimester pertama dianjurkan terminasi kehamilan dan pada trimeseter 2-3 dapat diberikan kemoterapi.
Amrizal yth
Saya akan tanyakan sama teman-teman. Tapi saya lihat di blog itu tak ada waktu cuti. Tolong ditambahkan ya
.
Maaf dok, menanggapi jawaban dokter pada Anny, apa resiko kemoterapi bagi pertumbuhan janin bila diberikan pada ibu hamil? Apakah tidak ada pilihan yang lebih baik? Mungkin tidak kalau kemoterapinya ditunda, samar-samar saya ingat pernah membaca bahwa pada kehamilan trimester kedua atau ketiga tubuh lebih memprioritaskan pemberian nutrisi, oksigen, dan darah pada janin, sehingga pertumbuhan kanker (agak) terhambat.
Menanggapi jawaban Dokter pada Anny, apa tidak berbahaya dilakukan kemoterapi pada masa kehamilan? Saya pernah baca, pada kehamilan trimester 2-3 kanker relatif tidak berkembang karena tubuh memprioritaskan suplai darah, oksigen, dan nutrisi ke janin. Mungkin dengan begitu kemonya bisa ditunda setelah melahirkan, Dok?
Terima kasih ya Titah.
Saya kutip dari Dixon,J.M. Breast Surgery, Saunders 3rd ed, 2007 hal 138 yi: Berry et al tidak meemukan kelainan kongenital pada 24 wanita yang diberikan 5 fluorouracil, doxorubicin dan cyclophosphamide di trimester 2 – 3 kehamilan. Yang tidak dianjurkan adalah methotrexate dan taxane. Kemoterapi harus dihentikan tiga minggu sebelum kelahiran untuk mencegah supresi susmsum tulang dan sepsis.
Makasih.
para ahli dalam bidang ini,
saya ingin bertanya…
dan mohon untuk di jawab karna saya tidak tau menau tentang semua ini..
apa penyebab-penyebab kanker janin?!
apabila seorang wanita telah di fonis mengidap kanker janin,
apakah ada jalan untuk menyembuhkannya?!
atau apa lah yang bisa dilakukannya..
saya mengharapkan smart solution dari anda-anda!
terima kasih.
Ibu atau bapak, terlebih dahulu terima kasih karena telah berkunjung dan memberikan masukan. Seperti halnya semua semua kanker, belum diketahui dengan pasti penyebabnya. Hanya saja untuk melengkapi jawaban ini tolong diberitahukan jenis kanker dan alat apa yang terserang. Namun biasanya kanker jenis embrio lebih mudah disembuhkan. Makasih ibu dan bapa. Saya tunggu keterangannya.
apakah sel kanker itu bisa dihilangkan secara permanen?thx
Obat, sel kanker tidak bisa dihilangkan secara p0ermanen karena penyebabnya belum diketahui.