Operasi pada kanker payudara (KPD) dapat bersifat diagnostik atau terapeutik.
TNM Kanker payudara
| T0 | Tumor tidak teraba |
| T1 | Tumor kurang dari 2 cm |
| a. Tidak terdapat pelengketan pada otot | |
| b. Terdapat pelengketan pada otot | |
| T2 | Tumor lebih dari 2 cm tapi kurang dari 5 cm |
| a. Tidak terdapat pelengketan pada otot | |
| b. Terdapat pelengketan pada otot | |
| T3 | Tumor lebih dari 5 cm |
| a. Tidak terdapat pelengketan pada otot | |
| b. Terdapat pelengketan pada otot | |
| T4 | Setiap ukuran yang sudah menembus kulit, misalnya borok. |
| a. Pelengketan ke dinding dada | |
| b. Terdapat borok dan nodul lainnya | |
| c. Keduanya | |
| N0 | KGB Ketiak sisi yang sama tidak teraba |
| N1 | KGB Ketiak sisi yang sama teraba tapi tidak lengket ke jaringan sekitar. |
| a. Tidak mengandung metastatis | |
| b. Mengandung metasatis | |
| N2 | KGB Ketiak sisi yang sama teraba dan lengket ke jaringan sekitar. |
| N3 | Teraba KGB di leher |
| M0 | Tidak ada metastasi |
| M1 | Metastasi ditemukan |
Dari Spilessi et al.: UICC, TNM Atlas, Springer, Berlin, 1982
Operable dalam TNM
|
Operable/Non |
Stadium |
T |
N |
M |
|
Operable |
I |
1a; 1b |
0; 1a |
0 |
|
II |
0; 1a; 1b |
1b |
0 |
|
|
2a; 2b |
0; 1a; 1b |
0 |
||
|
IIIA |
3 |
0; 1a; 2 |
0 |
|
|
|
1; 2 |
2 |
0 |
|
|
Non-Operable |
IIIB |
4 |
Semua |
0 |
|
Semua |
3 |
0 |
||
|
IV |
Semua |
Semua |
1 |
Operasi diagnostik
Diagnostik adalah sarana untuk menegakkan diagnosa. Dalam KPD ia adalah pengambilan jaringan untuk memastikan adanya keganasan dan bila benar sekaligus menentukan profil hormon dan ekspresi gen. Operasi diagnostik dapat berupa pengambilan sampel atau keseluruhan jaringan. Operasi pengambilan sampel adalah aspirasi dan insisi; sedangkan seluruh jaringan adalah eksisi.
Indikasi utama operasi pengambilan sampel adalah KPD non-operable dimana sudah terjadi borok pada kulit (T4), atau teraba kelenjar getah bening (KGB) leher (N3) ataupun terdeteksi adanya metastasis jauh seperti di tulang atau paru (M1). Ia bisa dilakukan baik dengan aspirasi ataupun insisi. Aspirasi adalah pengambilan sampel langsung dari jaringan yang diduga mengandung kanker melalui sedotan jarum sedangkan insisi dengan pisau bedah.
Aspirasi juga dilakukan pada KPD operable untuk melengkapkan informasi penyakit hingga pasien bisa memilih opsi pengobatan selanjutnya. Indikasi pengambilan keseluruhan jaringan dengan eksisi adalah KPD operable.
Eksisi adalah mengambil keseluruhan jaringan yang diduga mengandung kanker tanpa menyentuhnya. Hasil pemeriksaan jaringan itu dapat langsung, setengah jam, yang disebut potong beku, frozen section. Bila ganas diteruskan dengan operasi kuratif. Bila tidak terbukti ganas, luka operasi ditutup kembali. Hasil keganasan dengan pemeriksaan aspirasi dapat meniadakan frozen section hingga operasi kuratif dapat langsung dikerjakan.
Eksisi juga dilakukan pada neoplasma jinak payudara untuk meyakinkan baik dokter terutama pasien akan tidak adanya keganasan. Dalam hal ini pemeriksaan dilakukan di laboratorium dan hasilnya diperoleh antara tiga sampai 5 hari.
Operasi pengobatan
Operasi pengobatan mempunyai dua tujuan yaitu kuratif dan paliatif. Kuratif adalah penyembuhan atau bebas tumor. Paliatif adalah perbaikan mutu kehidupan dan bukan bebas tumor. Operasi kuratif dapat berupa mastektomi radikal, Radical Mastectomy (RM) dan Breast Conserving Treatment (BCT), pengobatan dengan penghematan payudara. Mastektomi radikal pengangkatan seluruh payudara beserta rangkaian kelenjar getah bening (KGB) ketiak.
Indikasi RM adalah kanker payudara stadium I dan II
Bila KGB ketiak mengandung metastasis dilakukan terapi ajuvan dengan radiasi dan atau kemoterapi. Bila tidak pengobatan dianggap selesai dengan catatan keharusan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan secara berkala.
BCT adalah lumpektomi (pengangkatan seluruh tumor dengan mengikutkan 0,5 – 1 cm jaringan payudara di sekitarnya), rekonstruksi dan radiasi. Indikasi BCT samadengan RM kecuali ukuran tumor maksimal 4 cm. Operasi paliatif adalah mastektomi sederhana, Simple Mastectomy (SM). SM adalah pengangkatan seluruh payudara.
Indikasi SM adalah KPD stadium IIIA.
SM juga digunakan pada KPD non-operable yaitu stadium IIIB dan IV.
Tindakan ini dilakukan murni untuk perbaikan kualitas hidup misalnya untuk menutup borok payudara yang mengganggu pasien dan lingkungannya. Ia dilakukan sesudah kemoterapi neo-ajuvan (KNA), yaitu pemberian beberapa siklus kemoterapi sebelum operasi. Bila ada perbaikan dilakukan SM dan kemoterapi dilanjutkan.
Batasan (dari The Free Dictionary):
Indication, indikasi adalah sesuatu baik penyebab ataupun gejala yang memerlukan tindakan kedokteran yang tertentu.
Operation, operasi adalah setiap tindakan yang dilakukan oleh ahli bedah, baik dengan tangannya ataupun dengan alat bedah.
Operable, layak operasi adalah bentuk penyakit yang layak untuk diobati dengan cara pembedahan karena secara rasional aman dan berpeluang untuk sukses.
Non-operable, tidak layak operasi adalah bentuk penyakit yang tidak layak operasi.



Apa kabar Om, ini Ana (istri Mawan). Seneng juga niy baca artikel2nya Om Bahar. Om, jadi pengen nanya, sebetulnya, seberapa besar pengaruh makanan terhadap tumbuhnya kanker. Soalnya di Tv sering banget kita diperingatkan soal makanan ini. BTW Om, kami sudah tinggal di Sawangan Depok sekarang.
Ana, kanker adalah kesalahan pertumbuhan hingga tentu ada hubungannya dengan makanan. Yang baru diketahui sekarang adalah kegemukan merupakan faktor resiko beberapa kanker. Bagaimana hubungan yang sebenarnya belum diketahui.
kakak saya didiagnosa multiple fam oleh dr bdh onk, adakah kemungkinan breastCancer,rencana mau frozensection.
Mbak May makasih atas kunjungan dan pertanyaannya. Kemungkinan selalu ada karena itu frozen section dulu.Bila ganas dilanjutkan dengan pengobatan sesuai dengan tumornya.