Skip to content


Deteksi Dini ala Islam

Kanker Payudara

Pencegahan kanker tahap kedua adalah diagnosa dan pengobatan dini.

Diagnosa dini lazim dikenal dengan deteksi dini adalah mengenal kanker dalam stadium dini hingga kesembuhan dapat diharapkan. Kita mengenal kanker dari gejala dan tanda-tanda.

Sebelumnya, marilah sejenak mengenal kanker yang lazim dikenal di Indonesia. Prof M. Farid Aziz, guru saya dalam refratnya pada Cermin Dunia Kedokteran No. 133 ( 2001:5) mencatat kekerapan kanker di Indonesia. Sepuluh kanker yang terbanyak adalah:

  1. Serviks (Mulut Rahim);
  2. Payudara;
  3. Kulit;
  4. Nasofaring;
  5. Kelenjar Limfe;
  6. Ovarium;
  7. Rektum;
  8. Tiroid;
  9. Jaringan Lunak;
  10. Kolon.

Sesungguhnya deteksi dini sudah diseru oleh Allah dengan shalat.

Sepuluh kanker ini mudah dideteksi dini dengan perasaan malu ketika tidak bisa melakukan shalat lima kali sehari semalam terus menerus sampai akhir hayat, dengan tayib dan adab seperti yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Mari kita lihat satu persatu!

1. Kanker Serviks (Mulut Rahim).

Perasaan malu tidak bisa melakukan shalat adalah deteksi dini kanker serviks.

Gejala awal kanker serviks adalah perdarahan dari vagina. Pada umumnya perdarahan ini adalah haid yang datang bulanan dan merupakan larangan mendirikan shalat. Haid harus dibedakan dengan perdarahan yang bukan haid dan karena itu wajib shalat.

Hadits Rasul SAW dari Aisyah RA menyebutkan:

Istihadhah ini dari pembuluh darah
(Nashiruddin Al-Albani, terjemahan As’ad Yasin dan Elly Latifa, Sifat Shalat Nabi, Media Hidayah, Yogyakarta, 2000, hal. 136)

Keragu-raguan apakah wajib atau haram shalat, selayaknya membawa muslimah ini ke dokter.

2. Kanker Payudara

Tumor yang tidak sakit adalah tanda-tanda dini dari kanker payudara. Perasaan malu tidak mandi dengan tayib (baik) dan adab adalah deteksi dini kanker payudara. Hadits Rasul SAW dari HR Ahmad menyebutkan:

Hak dan kewajiban atas tiap muslim adalah mandi dan memakai wewangian serta menggosok gigi pada hari Jumat.
(HR Akhmad. Encang Saefuddin: 700 Hadits Akhlak jilid 1 cetakan ke 2. Quarryindo 2001, Bandung, hal: 41)

Bagi penderita kanker payudara, deteksi dini dapat dilakukan dengan mandi. Mandi yang dilakukan dengan tayib, memakai sabun dan adab meraba kedua payudara dan ketiak sehingga benjolan-benjolan yang tidak lazim dapat terasa sejak dini. Dengan tangan bersabun, dimulai dari kanan, lengan kanan diangkat, payudara kanan diraba dengan dengan tapak ruas akhir dari tiga jari tangan (manis-tengah-telunjuk) kiri, melingkar mulai dari puting sampai tulang selangka sembari menekannya ke dada. Ketiak kanan diraba di puncak ketiak dan di sepanjang bagian belakang otot dada. Cara yang sama dilakukan di sisi lainnya dengan tangan kanan.

Tidak mengikutkan ketiak adalah berbahaya karena terkadang kanker payudara muncul hanya dengan pembengkakan kelenjar getah bening ketiak. Bandingkan dengan SARARI.

3. Kanker Kulit

Selain payudara, kanker kulit juga akan terdeteksi bila mandi dengan tayib dan adab.

4. Kanker Nasofaring

Kanker Nasofaring bagian awal dari kerongkongan, yang menghubungkan rongga hidung serta mulut dengan tenggorokan. Kanker nasofaring biasa datang terlambat. Sumbatannya tidak mengganggu karena pernapasan dapat dilakukan dengan mulut. Gejalanya hanyalah perdarahan dari hidung disaat kanker berhasil menembus selaput lendir sampai ke tulang rawan. Deteksi dini cara kedokteran belum ada.

Malu tidak melakukan wudhu dengan tayib dan adab adalah kunci deteksi dini kanker nasofaring.

Bila istinsyaq dilakukan dengan benar, aliran air dari hidung akan menyapu nasofaring. Bila dilakukan dengan sungguh-sungguh seperti yang dicontohkan oleh Rasul SAW, maka aliran itu akan datang dengan cepat dan kuat. Trauma yang dihasilkannya akan menimbulkan perdarahan bila sudah ada benih kanker.

5. Kelenjar Limfe

Selain kanker payudara dan kulit, limfoma atau kanker Kelenjar Getah Bening juga terdeteksi dengan mandi. Pendeteksian dilakukan dengan meraba posisi Kelenjar Getah Bening di lipat paha, ketiak dan leher. Lipat paha kanan, raba dengan ruas terakhir tiga jari kiri dan sisi kiri dengan jari kanan. Leher kanan diraba dengan ruas terakhir tiga jari kanan, yang diselipkan di bawah otot leher, dari arah kepala ke leher, dalam dua posisi yaitu kepala melihat kearah kiri dan ke kanan, sembari menengadahkan kepala. Selain itu juga diraba daerah diatas tulang selangka. Cara yang sama dilakukan di sisi kiri dengan jari kanan.

6. Kanker Ovarium

Selain istihadhah, gejala dini kanker ovarium adalah rasa tidak nyaman pada perut yang mengganggu gerakan shalat. Maka setiap gangguan kenyamanan pada shalat wajib membawa Anda ke dokter untuk diperiksa.

7. Kanker Rektum

Ketidaknyamanan pada saat bersuci terutama di waktu shalat lail (shalat malam) adalah deteksi dini kanker rektum. Gejalanya adalah lendir dan berak berdarah di waktu malam. Di waktu siang terjadi pengkerutan atau penutupan anus dan pengeringan lendirnya. Karena itu di siang hari, ketika sujud, yang berarti perpindahan udara ke anus, akan menimbulkan nyeri dubur.

8. Kanker Tiroid

Menyeka leher di waktu mandi adalah deteksi dini kanker tiroid. Setiap kelainan yang terdeteksi merupakan isyarat untuk berobat. Yang perlu diketahui ialah bahwa kanker tiroid dapat dicegah dengan makanan mengandung yodium, seperti ikan laut.

Dan Dia lah, Allah yang menundukkan lautan (untukmu) agar kamu dapat memakan daripadanya daging yang segar (ikan)…
(QS An Nahl: 014)

9. Kanker Jaringan Lunak

Seperti halnya dengan kanker payudara, limfoma dan kanker kulit, maka kanker jaringan lunak juga akan terdeteksi bila mandi dilakukan dengan tayib dan adab.

10. Kanker Kolon

Seperti halnya dengan kanker ovarium, gangguan kenyamanan shalat adalah deteksi dini kanker kolon. Terganggunya pola buang air besar akan menganggu kenyamanan shalat. Seperti halnya dengan kanker tiroid, kanker kolon dapat dicegah dengan makanan yang tayib dan adab.

Posted in Alternatif.

Tagged with , , , , .


9 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. Wati says

    Wah…tepat sekali Dokter.
    Subhanallah.

  2. Dokter Bahar says

    Mbak Wati,
    Terima kasih atas kunjungan dan perhatiannya.

  3. Nicha says

    Subhanallah..

    Saya juga menemukan benjolan di payudara saya ketika sedang mandi, benar seperti yang ditulis Dokter.

  4. Dokter Bahar says

    Alhamdulillah.
    Mbak Nicha, terima kasih atas kunjungan dan komentarnya.
    Memang betul Mbak, Allah SWT sudah memberikan kemenangan yang lengkap kepada Nabi Muhammad SAW.

  5. dr.lely marlini says

    alhamdulillah,stlh mbaca ini sy lbh bs mwaspadai diri saya,kluarga dan tentuny bs mnerapknny buat pasien sy..slama ini ga pnh kfikiran mhubungknnya dg shalat yg slalu dkerjakan..thx a lot dok atas masukannya..wassalam

  6. Mutia says

    Subhanallah……Maha Besar Allah dg segala penciptaannya

  7. herna says

    saya tak bisa bicara apa2…… selain subhanallah….. Maha Benar Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an untuk menjadikan obat bagi yang memerlukannya.

    wassalam
    herna,–



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.