Skip to content


ICU: Keterbatasan kedokteran

21Karena tujuan utama pengobatan ICU, bukanlah untuk mengobati penyakit penyebab, melainkan mengatasi keadaan kritis maka berbeda dengan ruangan biasa, mengawal keluarga di ICU membutuhkan kesiapan mental dan pengetahuan untuk tanggap atas keterbatasan kedokteran.

Musibah kedokteran adalah kejadian menyedihkan yang menimpa pasien selagi berobat.

Hal ini terjadi  karena kedokteran berkembang melalui statistik yang tidak pasti karena sarat dengan peluang.

Lihatlah dadu pada gambar.  Ia mempunyai enam nomor yang berbeda di setiap sisinya. Anda berpeluang memperoleh nomor lima sesudah enam kali lemparan, bukan? Pastikah?

Dalam dunia kedokteran, kepastian akan peluang itu disebut kemaknaan.  Misalnya, kemaknaan obat atau cara anu untuk kesembuhan adalah 95%. Ini berarti, bila digunakan sesuai dengan petunjuk, 95 dari 100 orang berpenyakit anu akan sembuh. Namun, tiada yang tahu siapakah 5 orang yang tidak sembuh. Oleh karena itulah musibah akibat keterbatasan adalah resiko yang harus diambil.  Sama dengan bila Anda menyeberang jalan, bukan? Walaupun sudah berhati-hati, selalu saja ada risikonya.

Dalam hal itu tidak ada jalan lain selain dokter berusaha dan keluarga meminta dan berharap akan hasil terbaik kepada Sang Pencipta.

Ambroise Pare, ahli bedah legendaris Perancis kelahiran 1510 yang diakui sebagai salah satu Bapak Ilmu Bedah mengatakan “ Je le pansai, Dieu le guérit ”, (Saya balut lukanya dan Tuhanlah yang menyembuhkannya).

Doa akan memudahkan Anda menjelang dan melewati masa-masa penungguan di ICU.

Posted in Kedokteran.

Tagged with , .


ICU: Lama – hasil – biaya

Lamanya perawatan di ICU tergantung atas dokter dan pasien.

Dari sisi dokter, pasien bisa keluar dari ICU bila ia sudah tidak membutuhkan perawatan intensif.

Dari pihak keluarga, setiap saat dapat diputuskan untuk keluar dari ICU dengan menandatangani surat penolakan tindakan medis.

18 Sebelumnya disebutkan bahwa tujuan utama pengobatan ICU, bukanlah untuk mengobati penyakit penyebab, melainkan mengatasi keadaan kritis yang datang mengancam.

Karena bersifat sementara (menunggu penyembuhan penyakit), hasil pengobatan baru bisa diperkirakan sesudah menjalani pengobatan di ICU.  Secara umum, pasien akan selamat bila penyakitnya membaik dan organ berfungsi kembali dengan normal.

Cacat atau tidak,  tergantung atas luas penyakit dan cepatnya pengobatan.  Kemungkinan cacat

lebih besar bila beberapa organ ikut sakit dan telat berobat.

Kenapa?

Sebagian besar kebutuhan oksigen digunakan oleh otak. Bila oksigen kurang, otak akan cedera tapi  dapat pulih kembali bila segera diatasi.  Bila telat, otak tidak bisa memulihkan dirinya dan datanglah cacat seperti lumpuh dan vegetasi.

Selain itu, berbagai cacat lainnya dapat timbul seperti gangguan pendengaran karena keracunan antibiotika dan lain sebagainya.

Biaya ICU mahal.

Paling kurang dalam sehari, ia menghabiskan satu juta rupiah.

Saat ini tidak ada yang sebaik menggunakan BPJS lengkapnya klik http://www.bpjs-kesehatan.go.id/home

Bagi asuransi lainnya ada ketentuan penjaminan rawat di ICU. Untuk menggunakannya, tanyakanlah ke rumah sakit, apakah mereka mempunyai ikatan kerja sama dengan asuransi pasien. Bila tidak, sebaiknya Anda pindah ke rumah sakit yang mempunyainya.

Bila ada, tanyakanlah ke pihak  asuransi beberapa hal berikut ini.

1. Apakah harus reimburse atau membayar dulu ke rumah sakit dan diganti kemudian?

2. Apakah ICU ikut terjamin?

3. Berapakah limit jaminannya atau jumlah uang yang akan ditanggung asuransi?

Posted in Tak Berkategori.

Tagged with .


Revisit: Biopsi dan operasi

biopsiresMasih banyak yang mempertanyakan hal biopsi dan operasi.

Untuk memudahkan bayangkanlah Anda mau pergi ke Bandung untuk berbelanja dari Jakarta. Tentu saja Anda harus menentukan cara keberangkatannya. Nah Bandung, pemberhentian sementara adalah biopsi; belanja, tujuan akhir; dan cara keberangkatan adalah operasi.

Satu persatu ya.

Bandung – belanja – cara berangkat.

Bandung adalah pemberhentian sementara menuju ke tempat belanja.

Biopsipun sementara demikian.  Ia hanyalah pengambilan jaringan untuk pemeriksaan mikroskopik yang dilakukan oleh dokter ahli patologi. Hasilnya akan memastikan diagnosa apakah jinak atau ganas.

Belanja di Bandung adalah tujuan akhir.

Dengan hasil biopsi dokter dapat memastikan tindakan selanjutnya. Jinak atau ganas akan diberikan pengobatan yang sesuai. Bila Anda tidak melanjutkan pengobatan sesuai dengan penyakit yang dipastikan dengan biopsi. musibah akan terjadi dan biopsi menjadi mubazir.

Cara keberangkatan bermacam-macam. Anda bisa naik bus, travel, kereta api dlsb. Operasi yang sama dengan cara keberangkatanpun  bermacam-macam.. Dokter bisa melakukannya dengan jarum dan pisau.  Selanjutnya klik http://www.suaradokter.com/wp-admin/post.php?post=2186&action=edit

Posted in Onkologi, Payudara.

Tagged with .


ICU: Menjelang Informed Consent

fig_7_SPTMBila Anda menyetujui, seorang perawat akan memastikan ketersediaan tempat di ICU.  Bila ada, Anda akan diantar ke ICU untuk menandatangani informed consent.

Barulah sesudah itu, Anda  diantar ke bagian administrasi rumah sakit untuk menyelesaikan persyaratannya .

Surat pernyataan persetujuan dirawat di ICU adalah  informed consent, yaitu persetujuan atas sesuatu yang sudah dimengerti

Dengan menandatangani surat ini, berarti Anda menyetujui semua tindakan yang lazim dilakukan di ICU dan sudah mengerti akan segala risikonya.

gb 11 Form.Suratpenolakan (2)Dari dokter yang memasukkan, Anda sudah mengetahui beberapa hal tentang ICU, yaitu alasan untuk dirawat, apa yang akan dilakukan, apa yang diharapkan dengan rawatan itu dan sebaliknya, waktu untuk masuk, cara pengurusan, ICU yang sesuai, dan dokter di ICU.

Pertanyaan selanjutnya adalah sebagai berikut.

  1. Berapa lamakah taksiran rawat di ICU?
  2. Bagaimanakah hasilnya kelak?
  3. Berapa besarkah harapan untuk sembuh? Bila sembuh, apakah akan menderita cacat? Bila cacat, apakah akan menetap atau sementara?
  4. Berapa taksiran biaya yang harus disediakan?

Bila Anda setuju silakan menanda tangai informed consent bila tidak Surat Penolakan.

Posted in Kedokteran.

Tagged with .


ICU: Pendapat Banding

14Pendapat banding adalah hak Anda selama menjalani pengobatan dokter.

Nah bila Anda tidak puas dengan keterangan dokter yang memasukkan, mintalah pendapat banding  kepada dokter yang Anda pilih.

Dokter yang memasukkan ini akan menulis surat konsultasi seraya melampirkan semua data pemeriksaan yang telah dijalani pasien beserta kesimpulannya kepada dokter pilihan Anda. Kalau Anda tidak mempunyai pilihan mintalah kepada dokter untuk memilihkannya.  Ia pun akan menyarankan dokter ahli lainnya yang setara, misalnya sama-sama dokter Spesialis Syaraf.

Pendapat banding memudahkan Anda untuk memutuskan Ya atau Tidak masuk ke ICU.

Jangan ragu menggunakannya karena ia adalah hak Anda

Hak pasien itu tertulis dalam Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, Undang-Undang No. 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran, dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pelayanan Medik (Ditjen Yanmed) Depkes RI No. YM.02.04.3.5.2504.

      

Posted in Kedokteran.

Tagged with , .


ICU: Siapakah dokter yang bertanggung jawab?

Sosok dokter yang kelak menangani pasien penting untuk dipastikan.

Pertama karena dokter yang aktif mengobati pasien banyak sekali. Kedua kemajuan ataupun kemunduran pasien berlangsung dalam hitungan detik.  Mengetahui siapa dokter yang bertanggung jawab akan memudahkan komunikasi.

Siapakah dokter itu?

Pada awalnya, ada dua orang yaitu dokter yang memasukkan dan dokter ICU. Anggapan bahwa dokter yang memasukkan secara otomatis menjadi penanggung jawab di ICU adalah kesalahan yang sering dilakukan.

Orang yang mengobati dan bertanggung jawab di ICU adalah tim ICU, dipimpin oleh dokter konsultan Intensive Care (kIC), yaitu dokter spesialis dengan pendidikan khusus.

Dengan demikian, bila Anda pasien stroke dari dokter Anu SpS. (Spesialis Syaraf) yang bukan seorang kIC, di ICU, keadaan kritisnya diobati oleh tim ICU, sedangkan dokter Anu dapat ikut memberikan saran pengobatan.

Mengira bahwa hanya dua dokter ini yang akan mengobati pasien di ICU juga keliru.

Dari penyakit penyebab  sampai ke keadaan kritis berbagai organ dapat terlibat dan akan dirujuk ke dokter ahlinya masingmasing. Misalnya bila pasien menderita perdarahan usus, dokter spesialis penyakit dalam konsultan digestif (usus) diminta ikut mengobati; seperti halnya penumpukan cairan di paru, dokter spesialis paru; kencing manis dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrinologi dlsb.

Oleh karena itu, lazim bila berbagai dokter spesialis ikut mengobati pasien sebagai tim dipimpin oleh dokter konsultan Intensive cara.

Posted in Kedokteran.

Tagged with .


ICU: Kapankah harus masuk?

Manfaat atau mubazir?

Manfaat atau mubazir?

Tentu saja, keluarga ingin agar pasien dapat segera dirawat di ICU.

Namun bagaimanapun, dokter menentukannya berdasarkan prioritas yang ditimbang dalam asas manfaat dan mubazir.

Prioritas pertama diberikan kepada keadaan kritis yang penyakitnya dapat diatasi seperti pasien pascabedah jantung, infeksi berat, atau demam berdarah. Bagi kelompok ini, masuk ICU akan bermanfaat dan tidak mubazir.

Prioritas kedua adalah keadaan yang diperkirakan akan menjadi kritis bila tidak dipantau tepat waktu, sedangkan penyakitnya dapat diatasi, seperti pasien penyakit paru, jantung, gagal ginjal akut, atau pascaoperasi besar.  Bagi kelompok ini, masuk ICU mungkin besar manfaatnya, tapi tidak mubazir.

Tanpa prioritas adalah keadaan kritis pada penyakit yang sulit disembuhkan seperti penderita kanker lanjut. Hal ini tidak bermanfaat dan mubazir karena penyakitnya tidak dapat diatasi.

Posted in Kedokteran.

Tagged with , .


ICU: Kenapa tidak bisa di ruangan biasa?

 

Bed side monitor dimana terbaca tanda-tanda kehidupan (vital sign) seperti 78, denyut nadi per menit; 152 dan 81, tekanan darah; 100, tekanan oksigen; yang terdapat di ICU RS Muhammadiyah Bandung.

Bed side monitor dimana terbaca tanda-tanda kehidupan (vital sign) seperti 78, denyut nadi per menit; 152 dan 81, tekanan darah; 100, tekanan oksigen; yang terdapat di ICU RS Muhammadiyah Bandung.

Pengobatan ini tidak bisa dilakukan di ruang rawat biasa karena ICU menyiagakan berbagai monitor yang terkomputerisasi untuk memantau keadaan pasien secara tepat waktu (real time), terus menerus  di tempat tidur mereka.

Monitor diperlukan karena setiap usaha pengobatan apalagi pengambil alihan fungsi tubuh harus dipantau dengan ukuran dan waktu yang tepat, secara terus-menerus hingga kelainan dapat segera diatasi.

Selain itu, ICU didukung oleh kecukupan tenaga, dengan rasio 1:1 antara perawat dan pasien. Artinya, seorang perawat bagi seorang pasien. Berbeda halnya dengan ruangan biasa dimana rasio itu 1:5 yaitu seorang perawat untuk lima orang pasien.

Posted in Kedokteran.

Tagged with , , .


ICU: Mengatasi gagal napas

ABC dari ICU

ABC dari ICU

Tugas ICU adalah mengatasi gagal napas dengan menjamin kelengkapan oksigen, air, dan makanan untuk keperluan sel, sampai tubuh dapat menyembuhkan dirinya sendiri.

Pasokan oksigen terpadu dalam ABC yaitu A-airway (jalan napas), B-breathing (pernapasan), dan C-circulation (aliran darah).  A, jalan masuk udara, bahan mentah  oksigen ke paru.  B, paru, organ pemilah oksigen dari udara dan memasukkannya ke dalam darah.  C, darah yang mendistribusikan oksigen ke seluruh sel tubuh.

ICU dapat mengambil alih tugas A dan B melalui slang/pipa ke alat bantu napas yang disebut ventilator. Tugasnya adalah memasukkan oksigen siap pakai langsung ke paru untuk didistribusikan.

Selain itu, ICU juga dapat mengambil alih fungsi usus dengan total parenteral nutrition (memasukkan air dan sari makanan langsung ke dalam darah) dan ginjal, hemodialisa, untuk mengolah limbah.

Kelainan di alat utama jalur distribusi C, jantung diobati dengan obat-obatan, pemasangan stent (ring), alat pacu jantung (pace maker), ataupun bedah jantung. Perlu dicatat bahwa ICU juga mempersiapkan tubuh untuk berfungsi kembali dengan fisioterapi.

Posted in Kedokteran.

Tagged with , , , , , , .


ICU: Mengenal pernapasan sel

Pengolahan bahan mentah menjadi produk di suatu pabrik

Pengolahan bahan mentah menjadi produk di suatu pabrik

Pernapasan yang lazim kita kenal adalah proses menghirup udara masuk ke dalam paru lalu menghembuskannya kembali. Laksana sebuah pabrik, itu hanyalah memasukkan bahan mentah dan mengeluarkan limbahnya.

Pernapasan yang sesungguhnya terjadi di sel, unit terkecil kehidupan tubuh.

Dalam jumlah triliunan mereka membentuk jaringan semua organ yang terkoordinasi menjadi sistem tubuh.  Misalnya, sistem reproduksi yang terdiri atas organ seperti rahim, ovarium, payudara, dan sebagainya.

Dengan kata lain kehidupan dikelola oleh sel.

Di situ, sari makanan dan air dibakar oleh oksigen diubah menjadi energi yang diperlukan untuk melangsungkan kehidupan.

Namun sebelumnya, secara spontan dan otomatis, udara–air–makanan, yang merupakan bahan  mentah kehidupan dibawa ke dan diolah di organ tertentu. Bahan mentah yang diolah paru adalah udara dan produknya berupa oksigen sedangkan limbahnya adalah karbondioksida. Bahan mentah yang diolah di usus adalah air dan makanan, produknya karbohidrat, protein, lemak, dan lain sebagainya, sedangkan limbahnya adalah keringat dan kotoran.

Produk (Oksigen, karbohidrat, protein, lemak, dan lain sebagainya) disalurkan oleh darah ke setiap sel tubuh untuk bernapas.

Gagal napas atau gagal menyalurkan produk ini merupakan indikasi rawat di ICU.

Posted in Kedokteran.

Tagged with , , , , .