Hasil sesudah berobat penuh disiplin selama 24 minggu
Ulkus Kanker Payudara: Semangat
Walaupun penerangan tentang kanker payudara sudah demikian gencarnya, ulkus kanker payudara (KPD) masih banyak ditemukan.
Dalam keadaan dini KPD hanya berbentuk tumor yang tidak sakit. Hanya sedikit yang waspada dan segera berobat. Yang lain disamping takut operasi, terbuai dengan informasi pengobat alternatif. Memang ada yang sembuh tetapi hal itu disebabkan salah diagnosa atau tumor itu bukan kanker.
Tanpa pengobatan dokter maka penyakit berjalan terus dan suatu saat ia akan menjalar kekulit. Lama-lama ia pecah dan terjadilah ulkus. Ia adalah luka yang bergaung, berisi nanah dan cairan tubuh lainnya . Akhirnya bau akan membawa pasien datang berobat.
Bagaimanapun semangat harus dijaga terus.
Ibu ini membuktikan dengan menjalankan pengobatan tepat waktu. Foto pertama diambil bulan Mei sesudah 2 bulan berobat dimana ulkusnya sudah bersih. Foto kedua Juni sebagian ulkus sudah menghilang. Pengobatan masih berjalan terus sampai saat ini.
– 15 Agustus 2010
10 Cara menilai kompetensi situs informasi kesehatan
Saat ini banyak sekali situs yang memuat informasi kedokteran. Mampu menilai kompetensinya akan membawa manfaat dan meniadakan mudarat.
Situs yang kompeten adalah
- Bila ia dijalankan oleh dokter yang identitasnya jelas. Biasanya tertulis dalam “About us” atau “Tentang kami.
- Bila ia dibiayai oleh pemerintah, .gov; insitusi pendidikan, .edu, LSM, .org atau .com, personal
- Bila tujuannya adalah untuk memberikan informasi kesehatan.
- Bila sumber informasi lebih banyak dari pengalaman praktek atau ceramah kesehatan dari pakar yang kompeten.
- Bila informasinya mudah dibaca dan sesedikit mungkin menggunakan istilah kedokteran.
- Informasi hendaknya dibagi menurut beberapa kategori dan mudah dimengerti.
- Informasi dari pihak luar hemdaknya disaring terlebih dulu oleh narasumber.
- Informasi yang ditulis harus yang terbaru.
- Linknya hendaknya dipilih dari situs yang dipercaya.
- Tanggapan pembaca harus cepat dibahas.
Disadur dari http://understandingrisk.cancer.gov/media/internet.cfm
Posted in Tak Berkategori.
– 14 Agustus 2010
Butuh jawaban yang singkat ikuti saya di twitter an baharazwar
Posted in Tak Berkategori.
– 8 Agustus 2010
Tattoo
dari Ceramah Chaula L. Sukasah
Definisi Tato
Tattoo atau Tato dalam bahasa Indonesia adalah suatu tanda (rajah) yang dibuat dengan memasukkan pigmen/warna ke dalam kulit.
Dalam ensiklopedia Indonesia dijelaskan bahwa tato atau rajah merupakan lukisan (pewarnaan) permanen pada kulit tubuh.
Proses Pembuatan Tato
Secara garis besar tato dibuat menggunakan benda tajam sehingga menimbulkan luka dan tanda (tonjolan) pada permukaan kulit, atau dengan cara melubangi permukaan kulit menggunakan benda tajam yang runcing (misal: jarum), bersamaan dengan itu tinta/zat cair berwarna dimasukkan ke bawah permukaan kulit.
Penata-laksanaan Menghilangkan Tato
Tindakan sederhana pada eksisi tato adalah defek dibiarkan menutup/epitelisasi sendiri, tetapi lama dengan hasil berupa parut.
Posted in Chaula L Sukasah, Kedokteran.
– 16 Juli 2010
Sirkumsisi
dari ceramah Chaula L. Sukasah
Pada masa liburan ini kami menemukan 3 anak dengan luka bakar pada penisnya sesudah menjalani khitan (yang menurut kami) dengan kauter walaupun menurut orang tuanya dilakukan dengan laser.
Dua orang putus penisnya. Hanya satu yang dapat diselamatkan dengan menyambung kembali bagian yang terputus walaupun tentunya tidak akan sebaik semula. Yang lain terbakar seluruh penisnya sehingga lubang kemih yang biasanya terletak di tengah, berada di bawah penis.
Musibah yang berkepanjangan mengancam ketika para orang tua memilih laser maupun kauter untuk melakukan sirkumsisi yang akrab dikenal sebagai khitan bagi anaknya.
Pertama, mereka menjadi korban penipuan karena yang digunakan bukan laser tetapi kauter.
Operasi dengan laser yang lazim dilakukan adalah LASIK singkatan dari Laser-Assisted in Situ Keratomileusis, yaitu operasi canggih pada mata untuk mengobati kelainan penglihatan. Laser sendiri adalah singkatan dari Light Amplification by Stimulated Emission of Radiation atau penguatan cahaya oleh emisi energi hingga sorotan cahaya dapat difokuskan dengan tepat.
Posted in Chaula L Sukasah.
– 14 Juli 2010
Simposium dan Workshop Luka Bakar
“Banyak sekali pasien luka bakar yang kurang ditangani dengan semestinya”, demikian pendapat Prof. Dr. Chaula L. Sukasah, Kepala Divisi Bedah Plastik dan Rekonstruksi FKUI/RSCM.
Karena itulah beliau terpanggil untuk mengadakan Burn Symposium di Hotel Borobudur, Jakarta dan Workshop pada Cadaver di FKUI tanggal 6 – 8 Agustus 2010.
Mengingat keterbatasan tempat, peserta dibatasi sebanyak 400 orang.
Biaya symposium:
- co-ass Rp 600.000,-
- dokter umum Rp 1.000.000,- dan,
- spesialis Rp 1.200.000
- sedangkan workshop Rp 2.000.000,-.
Di workshop peserta akan diajarkan langsung pada cadaver berbagai teknik penanggulangan luka bakar seperti trakeostomi, vena ceksi, CVP dan escharotomi.
CP:
Linda
0811 985 178
021 70 643 788
Posted in Chaula L Sukasah, Kedokteran.
– 13 Juli 2010
Rasionalisasi Pengobatan Tanpa Kontak
Seorang kerabat berobat ke pengobat dengan kencing batu. Batunya disedot keluar dengan mengisap pusernya. Batu yang keluar jelas adanya. Masih terasa sakit pinggang ia datang ke Jakarta. Segera penulis membuat foto (gb 1) dan batunya masih ada. Penulis membawanya ke dokter bedah urologi dan operasi dilakukan.
Pengobatan tanpa kontak fisik dilakukan berdasarkan magis, penyaluran bioenergi, magnit, dan berbagai zat antara. Prosedur pengobatannya antara lain: mantra, zikir, doa, meditasi, hipnotisme, pengambilan penyakit, memindahkan penyakit dan memperkuat tenaga dalam.
Tanpa sentuhan maka indikasi pengobatan tanpa kontak adalah semua penyakit tanpa indikasi kontra.
Kebebasan itu membuat sebaiknya pengobatan tanpa kontak dilakukan sebagai komplemen atau saling melengkapi dengan dokter. Bila tidak demikian akan timbul resiko keterlambatan pengobatan.
Mantra, zikir, doa dan meditasi boleh dilakukan pada setiap penyakit. Di stadium akhir penyakit yang mengancam nyawa cara ini malah dianjurkan untuk menenangkan jiwa. Di stadium dini menyerahkan diri hanya kepada cara ini akan membahayakan karena memperlambat pengobatan.
Mary Baker Eddy (1821-1910), pemerhati agama Kristen dalam cara terapi ini menulis: “If the sick recover because they pray or are prayed for audibly, only petitioners should get well. (Bila orang sakit sembuh karena sembahyang maka hanya mereka yang bersembahyang dapat sembuh
Dalai Lama, pemimpin Agama Budha di Tibet, mengatakan: “Change only takes place through action, not through meditation and prayer.” (Perubahan hanya akan terjadi melalui usaha dan tidak melalui meditasi atau berdoa.) http://skepdic.com/prana.html
Al Quran menyatakan bahwa usaha itu merupakan prasyarat untuk sembuh. Tertulis dalam Al Quran, “Hantamkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum.” (QS 038: 042). ”… Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu kearahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu..”.(QS:019:025-026)
Bila pengobat menentukan adanya batu dengan riwayat kencing batu maka dokter adalah membuat foto ronsen hingga batunya kelihatan. Bila pengobat menghisap batu, dokter melakukannya langsung dengan alat pemecah batu dan mengeluarkannya. Pada gambar 2 terlihat alat pemecah batu yang dimasukkan langsung kedalam ginjal. Bila pengobat dengan ilmunya yakin batu sudah keluar semua maka dokter membuat foto ulangan untuk melihat hasil pekerjaannya. Namun yang pasti proses pengangkatan batu oleh pengobat tidak dapat dilihat sedangkan oleh dokter terlihat dengan jelas.
Posted in Alternatif.
– 28 Juni 2010
Tumor dengan Pengobatan Alternatif
Seorang ibu menderita tumor sebesar biji kedelai di payudara sejak tahun 2006.
Takut akan operasi ia menjalani serangkaian pengobatan alternatif.
- Pijatan di tumor;
- herbal: gladi tikus, tapak dara
- operasi: diiris dengan silet

Dan tumor membesar seperti pada gambar atas.
Awal 2010 ia berhasil menghilangkan takut akan operasi dan menjalaninya dengan ikhlas. Tumor diangkat dan luka ditambal dengan kulit dari paha (gambar bawah).
Posted in Alternatif, Payudara.
– 27 Juni 2010
Pengobatan alternatif (3-4-5-6-7 dari 7 TAHU)
Indikasi, indikasi kontra dan resiko pengobatan alternatif serta hubungannya dengan pengobatan dan kapan harus ke dokter tergantung atas jenis pengobatan itu terhadap penyakit yang dideritai
Di Indonesia pembagian NCCAM dapat dibagi atas: : 1. tanpa kontak fisik, yang dilakukan tanpa menyentuh pasien; 2. kontak fisik, yang dilakukan secara tidak langsung terhadap sistem tubuh dengan melakukan pijatan atau menggerakkan anggota tubuh, langsung di daerah yang sakit atau tidak baik dengan atau tanpa alat bantu; 3. biologis, seperti meminum herbal atau berbagai zat yang tidak lazim: dan 4. intervensi jaringan, yang dilakukan langsung dengan merusak kontinuitas jaringan tubuh..
Selanjutnya penyakit dibagi atas : 1. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh masuknya kuman penyebab infeksi; 2. Tumor, benjolan karena pertumbuhan sel yang tidak normal; 3. Trauma yang disebabkan rudapaksa atau kekerasan seperti patah tulang; 4. Cacat lahir; 5. Penyakit jiwa; 6. Gangguan fungsi tubuh seperti kencing manis; 7. Gangguan khusus alat tubuh tertentu seperti jantung, paru, ginjal dlsb.
Selanjutntya NCCAM membagi sifat hubungannya dengan kedokteran dalam: komplemen (complementary medicine), yang digunakan bersama dengan kedokteran seperti terapi aroma pasca bedah untuk mengurangi rasa tidak enak dari bau rumah sakit; tunggal, alternatif (alternative medicine), digunakan sebagai pengobatan kedokteran seperti mutrisi khusus pada kanker pasca kemoterapi; dan terpadu (integrative medicine), seperti hipnotisme oleh kedokteran jiwa.
Posted in Alternatif.
– 26 Juni 2010









Komentar Terakhir